facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penerus Wali Kota Pekanbaru Dilantik, Problem Sampah dan Banjir Belum Kelar

Eko Faizin Selasa, 24 Mei 2022 | 10:59 WIB

Penerus Wali Kota Pekanbaru Dilantik, Problem Sampah dan Banjir Belum Kelar
Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru pada Senin (25/10/2021) dini hari membuat sejumlah wilayah tersebut tergenang banjir. [Ist]

Untuk Pj Wali Kota Pekanbaru, Gubernur Syamsuar memberi catatan panjang.

"Buruknya pengelolaan sampah akibat perilaku manusia akan berimbas ke kehidupan manusia itu sendiri. Penyakit, banjir dan lain-lain," katanya.

Kemala Hayati dkk Dalam penelitian berjudul Kinerja Pengelolaan Sampah di Kota Pekanbaru dalam Jurnal Kelitbangan Volume 10 No 1 pada April 2022 menyebut bahwa pengelolalaan sampah di Pekanbaru masih belum optimal.

Keoptimalan itu diukur dari keterbatasan sumber daya manusia, sarana prasarana, rendahnya kesadaran masyarakat, lemahnya penegakan peraturan daerah dan sosialisasi terkait regulasi maupun mekanisme penanganan persampahan yang belum optimal.

Pada tahun 2020 produksi sampah Kota Pekanbaru setiap harinya mencapai 1.052 ton atau setara dengan 384.039  ton per tahun namun sampah yang sampai ke TPA selama lima tahun terakhir rata-rata belum mencapai setengahnya, 46,72 %.

Bahkan hasil riset kesehatan dasar Provinsi Riau tahun 2018 menemukan hanya 25 % sampah yang terangkut sementara porsi terbesar 64% dibakar atau dibuang ke selokan dan 4% dibuang sembarangan.

APBD Kota Pekanbaru yang dihabiskan untuk mengelola sampah ini sebesar Rp 87,30 miliar sedangkan retribusi sebesar Rp 5,91 miliar sebagaimana dicatat penelitian tersebut.

"Hal itu menunjukkan bahwa proporsi pengelolaan persampahan belum ideal," tulis penelitian tersebut.

"Yang dibutuhkan keseriusan, dan kerja keras untuk kerja yang sangat berat saat ini," ujar Syamsuar

Kontributor : Wahid Irawan

Komentar

Berita Terkait