Cerita Kartika, Wanita Batam yang Kini Jadi Pramugari Maskapai Terbaik Dunia

Kartika yang kala itu baru lulus SMA ingin mencoba sesuatu yang berbeda.

Eko Faizin
Kamis, 14 April 2022 | 12:57 WIB
Cerita Kartika, Wanita Batam yang Kini Jadi Pramugari Maskapai Terbaik Dunia
Kartika, Awak Kabin Maskapai Emirates (Dok. Emirates)

Selanjutnya, Kartika malah memiliki kesempatan lain, ia mengikuti rekrutmen Emirates Open Day di Jakarta.

Di sanalah ia mulai merasa nyaman, dan merasa ingin menjadi bagian dari salah satu tim awak kabin Emirates saat itu.

Setelah menjadi bagian dari Emirates di usia 21 tahun, ia pun memutuskan pindah ke Dubai sejak saat itu. Selama dua tahun pertama, Kartika awalnya ditugaskan untuk melayani penumpang di Kelas Ekonomi.

Kemudian saat ini, kata dia, dirinya dipromosikan untuk melayani penumpang di Kelas Bisnis.

Bergabung dengan tim terbaik yang selalu mendukungnya untuk tetap bersinar, tersenyum, dan tulus melayani setiap hari untuk memberikan pengalaman terbaik bagi penumpang di 40,000 kaki di atas tanah, tentu membuatnya banyak melewati momen berharga.

Tentu saja, salah satunya adalah memiliki kesempatan dan kebebasan untuk bepergian. Ia bisa mengunjungi banyak tempat, bahkan bukan cuma saat dirinya sedang libur, tapi juga saat pesawatnya sedang singgah di suatu negara.

"Semua ini tidak akan terjadi jika bukan karena pekerjaan saya. Saya dapat bertemu rekan kerja dari seluruh dunia, belajar tentang budaya yang berbeda, dan bekerja dengan orang-orang dengan latar belakang berbeda. Sungguh pengalaman yang indah dan mengesankan," pungkasnya.

Meski begitu, bukan berarti pekerjaan ini tak memiliki rintangan dan tantangan. Kartika pun menjelaskan apa saja kesulitan yang kerap ia hadapi, salah satunya adalah tentang waktu.

Sebagai seorang pramugari, ia jadi tidak memiliki jadwal yang tetap, dan tidak ada dua hari yang sama. Semuanya tergantung pada jadwal penerbangan, yang terkadang ia merasa bekerja hingga berjam-jam membuat fisiknya begitu lelah.

Jadi, kata Kartika, sesaat sebelum terbang kembali, ia selalu berusaha merilekskan dan mengistirahatkan tubuh terlebih dahulu. Caranya adalah dengan menikmati singgah dan mengunjungi tujuan baru, dan bertemu dengan teman-teman di waktu luang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini