facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gugur Ditembak OPM, Marinir Iqbal Sosok Penopang Ekonomi Keluarga, akan Nikah November 2022

Eko Faizin Selasa, 29 Maret 2022 | 07:13 WIB

Gugur Ditembak OPM, Marinir Iqbal Sosok Penopang Ekonomi Keluarga, akan Nikah November 2022
Kedua orang almarhum Letnan Satu (Lettu) Anumerta Marinir Muhammad Iqbal, ibu Hartini dan Bapak Maris turut menyaksikan pemakaman anak keempat mereka yang lahir pada 26 November 1994, Senin (28/3/2022). [ANTARA/Harianto]

Anggota marinir asal Konawe, Sulawesi Tenggara tersebut ternyata akan menikah pada November 2022.

SuaraRiau.id - Prajurit TNI AL Lettu Anumerta Marinir Muhammad Iqbal gugur akibat serangan Organisasi Papua Merdeka (OPM) Papua, Sabtu (26/3/2022) sore.

Anggota marinir asal Konawe, Sulawesi Tenggara tersebut ternyata akan menikah pada November 2022.

Salah satu keluarga almarhum bernama Kaharuddin mengatakan bahwa adik iparnya berencana melamar pujaan hatinya bernama Jasinta Firda Pertiwi yang berasal dari Surabaya.

Prajurit TNI AL Lettu Anumerta Marini Muhammad Iqbal. [Ist]
Prajurit TNI AL Lettu Anumerta Marini Muhammad Iqbal. [Ist]

"Almarhum itu rencana mau menikah itu di bulan 11 (November 2022)," kata ipar almarhum itu dikutip dari Antara, Senin (28/3/2022).

Dia bercerita, bahwa keluarga almarhum akan melakukan lamaran usai lebaran tahun ini, sebab almarhum telah selesai melaksanakan tugas di Papua.

"Bahkan rencana keluarga, setelah lebaran itu kan almarhum sudah selesai Satgas, jadi rencana setelah lebaran keluarga sudah sepakati persiapan untuk melakukan lamaran secara resmi," ujar dia.

Dia mengaku bahwa keluarga sangat kehilangan sosok almarhum apalagi sebagai salah satu penopang ekonomi keluarga.

"Kalau di mata keluarga almarhum itu jujur sangat-sangat istimewa, selain itu almarhum juga sebagai penopang keluarga, keluarga sangat sayang mencintai almarhum," ujar dia.

Jenazah marinir Muhammad Iqbal yang gugur akibat serangan OPM dikebumikan di pemakaman umum keluarga sekitar 30 meter di belakang rumah duka.

Pemakaman dilakukan secara militer yang dipimpin langsung Komandan Lantamal (Danlantamal) VI Makassar Laksamana Pertama TNI Benny Sukandar.

Kedua orang almarhum ibu Hartini dan Bapak Maris turut menyaksikan pemakaman anak keempat mereka yang lahir pada 26 November 1994.

Tak hanya itu, calon almarhum yang bernama Jasinta Firda Pertiwi juga menyaksikan pemakan orang dicintainya. Keluarga dan kerabat juga memadati lokasi pemakaman almarhum. (Antara)

Komentar

Berita Terkait