facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wakapolri Beri Penghargaan 4 Daerah di Riau dengan Capaian Vaksinasi Tinggi

Eko Faizin Jum'at, 25 Maret 2022 | 21:40 WIB

Wakapolri Beri Penghargaan 4 Daerah di Riau dengan Capaian Vaksinasi Tinggi
Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono bersama Kapolda Riau Irjen Pol M Iqbal beserta pejabat lain saat menghadiri vaksinasi serentak di Riau, Kamis (24/4/2022). [Defri Candra/Riauonline]

Dalam kunkernya tersebut, Wakapolri Gatot memberikan penghargaan kepada empat daerah di Riau yang capaian target vaksinasinya tertinggi.

SuaraRiau.id - Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Riau, Kamis (24/3/2022). Gatot berkesempatan melihat pelaksanaan vaksinasi serentak di Universitas Riau Jalan Pattimura Gobah.

Dalam kunkernya tersebut, Wakapolri Gatot memberikan penghargaan kepada empat daerah di Riau yang capaian target vaksinasinya tertinggi.

Keempat daerah tersebut antara lain, Pekanbaru dengan capaian target vaksinasi dosis pertama terbaik yaitu 859.119 dosis atau 114,84 persen, menyusul Siak sebanyak 256.286 dosis atau 74,57 persen.

Selanjutnya ada Indragiri Hilir dengan capaian target vaksinasi bagi lansia tertinggi yaitu capaian dosis satu 30.439 dosis atau 76,95 persen dan Kuantan Singingi dengan target vaksinasi bagi anak tertinggi pada dosis pertama sebanyak 29.441 dosis atau 83,14 persen.

Data tersebut berdasarkan situs vaksin.kemkes.go.id pada tanggal 22 Maret 2022 lalu.

Melihat tingginya target capaian vaksinasi di Riau, Gatot mengimbau masyarakat Riau tak euforia meskipun target capaian vaksinasi tinggi yaitu untuk vaksinasi dosis pertama 95,68 persen dan untuk dosis kedua 73,07 persen.

"Walaupun capaian vaksinasi sudah tinggi, tapi saya mengimbau untuk tidak euforia dengan kondisi ini," tegas dia.

Karena, menurutnya, meskipun sudah melakukan vaksinasi namun bukan berarti tidak akan terpapar Covid-19. Untuk itu, ia mengatakan untuk tetap patuhi protokol kesehatan, menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Selain itu, kalau ada saudaranya yang belum melaksanakan vaksin, untuk dapat melaksanakan vaksin," ungkapnya.

Selanjutnya, ia juga menyebutkan untuk melaksanakan percepatan vaksinasi bagi masyarakat lansia, dan vaksin bagi anak-anak. Karena, ungkapnya, masyarakat yang meninggal dunia akibat Covid-19 pada umumnya adalah yang belum melaksanakan vaksin, atau belum divaksin lengkap atau sudah vaksin namun memiliki komorbid.

Komentar

Berita Terkait