facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ridwan Kamil Disebut Masuk Kriteria sebagai Kepala Otorita IKN

Eko Faizin Minggu, 23 Januari 2022 | 18:12 WIB

Ridwan Kamil Disebut Masuk Kriteria sebagai Kepala Otorita IKN
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil [Foto: Antara]

Ridwan Kamil punya pengalaman dan mampu menerjemahkan perencanaan makro ke dalam desain mikro.

SuaraRiau.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil disebut memenuhi syarat untuk menjadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN).

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Majelis Kode Etik Ikatan Ahli Perencanaan Kota Indonesia, Bernardus Djonoputro.

"Jawa Barat itu sebesar Spanyol. Saya kira Pak Ridwan Kamil cocok (jadi Kepala Otoritas IKN) sekali karena beliau banyak kerja secara praktek arsitek dan perencanaan baik sebelum jadi gubernur atau wali kota di perumahan. Mau pun setelah jadi gubernur punya 'link' internasioanal sangat kuat," kata Bernardus dikutip dari Antara, Minggu (23/1/2022).

Ia mengungkapkan bahwa meski ada sejumlah kepala daerah atau mantan kepala daerah memiliki latar belakang arsitek, ia menilai sosok yang dicari Jokowi bukan hanya sekedar birokrat yang memiliki kemampuan arsitek semata.

"Saya kira dari profil yang harus ada lebih dari sekedar arsitek. Yang bisa disebut arsitek itu apa," ungkap Bernardus.

Menurutnya yang pertama, Ridwan Kamil punya pengalaman dan mampu menerjemahkan perencanaan makro ke dalam desain mikro.

"Jadi pengalaman sebagai birokrat, bekerja dengan developer, dan pernah bekerja secara swasta penting sekali," katanya.

Lalu, yang kedua, jika kepala daerah berlatar belakang arsitek yang dipilih memimpin IKN menurutnya harus memiliki jaringan global dan pemindahan IKN ke Kalimantan Timur dinilai Bernie menjadikan Indonesia negara yang merencanakan ibu kotanya pindah ke jantung khatulistiwa.

"Dia menjadi perhatian dunia karena membangunnya di Kalimantan. Jadi network internasional dan pengalaman bekerja dengan investor internasional menjadi sangat penting," ujarnya.

Ketiga seorang Kepala Otoritas IKN menurutnya selain arsitek harus mampu mengurai masalah sosial politik warga yang kompleks.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Berita Terkait