facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mobil Dinas Lapas Pekanbaru Dibakar, Kemenkumham Riau Singgung Sindikat Narkoba

Eko Faizin Jum'at, 21 Januari 2022 | 21:45 WIB

Mobil Dinas Lapas Pekanbaru Dibakar, Kemenkumham Riau Singgung Sindikat Narkoba
Mobil dinas milik Lapas Pekanbaru dibakar orang tak dikenal. [Rahmadi/Riauonline]

Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Pujo Harinto buka suara terkait dibakarnya mobil milik anak buahnya itu.

SuaraRiau.id - Mobil dinas milik Lapas Pekanbaru dibakar orang tak dikenal (OTK) beberapa hari lalu. Belum diketahui motif pelaku melakukan pembakaran mobil tersebut.

Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Pujo Harinto buka suara terkait dibakarnya mobil milik anak buahnya itu.

Pujo meminta jajarannya untuk tidak perlu takut dalam menghadapi aksi teror yang diduga bagian dari perlawanan dari jaringan bandar narkoba di daerah itu.

"Selagi kita benar, tidak boleh mundur dan maju terus. Blok anti narkoba harus terus jalan," kata dia dikutip dari Antara, Jumat (21/1/2022).

Pujo mengatakan itu terkait kasus penyerangan satu unit mobil Izuzu Panther milik Kepala Pengamanan Lapas Pekanbaru, Efendi Purba, dengan cara dibakar, saat diparkir di depan rumah dinas kepala Lapas Pekanbaru, di Perumahan Bukit Cendana, Kamis (20/1/2022).

Menurutnya, kasus mobil dinas dibakar adalah penyerangan kedua yang sebelumnya rumah dinas kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Riau, Maulidi Hilal, di Jalan Kapling Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukitraya, diserang Kamis (16/9/2021) subuh.

"Modus kejahatan yang digunakan sama dengan yang dilakukan kepada Kadivpas Kemenkumham Riau, melempar bensin yang dimasukkan ke dalam botol dengan menyulut api," katanya.

Untuk itu, mereka sudah bekerja sama dengan polisi untuk mendalami kasus ini. Harinto mengatakan bisa saja suatu hari nanti teror tersebut dia alami, pejabat Kemenkumham yang lain dan juga para pegawai yang menjaga blok narkoba itu.

Ia mengatakan, lembaga yang dia pimpin adalah bagian terakhir lembaga penegak hukum yang menampung masyarakat yang "gagal produk".

Orang yang gagal produk pendidikan, gagal penanaman agama, lemah iman dan lemah ekonomi, serta faktor sosial. Pelaku pengedar narkoba mudah tergiur untuk mendapatkan uang banyak dengan cara mudah.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Berita Terkait