"Bukan seperti itu, kalau caranya Gus Dur (ngomong agama) kan penuh perspektifnya. Kalau dia (Ferdinand) kan nggak tahu (perspektif agama)" ujar Lily.
Dirinya pun menyaksikan langsung saat Ferdinand Hutahaean membacakan kalimat syahadat. Namun, menurutnya, apa yang terucap bibir bisa saja berbeda dengan hati.
"Ya, kebetulan waktu dia bersyahadat disaksikan di depan kiai, saya kebetulan menyaksikan. Dan saat itu saya pikir dia serius ingin jadi mualaf. Tapi di dalam hatinya siapa yang tahu," ujar Lily.
Jadi kala itu, Lily mengatakan didatangi oleh Ferdinand yang menyampaikan niatnya untuk dicarikan ulama atau kyai yang bisa mengislamkannya. Lalu Lily terpikir, Ferdinand diislamkan KH Ali Yafie saja kan dia adalah ulama senior MUI.
Lantas, Lily mengajak Ferdinand ke kediaman KH Ali Yafie untuk berdiskusi soal keinginan masuk Islam tersebut. Sampai akhirnya, benar Ferdinand akhirnya bersyahadat, Lily ikut menyaksikan prosesi Ferdinand masuk Islam.
"Dari awal sampai akhir saya ikuti. Saya waktu itu saya anggap serius saya. Tapi ternyata makin ke sini makin nggak karuan lah," ungkap adik Gus Dur itu.