Viral Pria Ngaku Dewa Wujud Manusia Tantang Jokowi, Ingin Dilaporkan Polisi

Bahkan lelaki yang mengaku atlet renang dan catur tersebut mengatakan Jokowi tak mampu mengatasi wabah Corona di Indonesia.

Eko Faizin
Selasa, 23 November 2021 | 13:50 WIB
Viral Pria Ngaku Dewa Wujud Manusia Tantang Jokowi, Ingin Dilaporkan Polisi
Viral video pria bertelanjang dada mengaku dewa menantang Presiden Jokowi. [Tangkapan layar]

SuaraRiau.id - Media sosial terutama Twitter dihebohkan sosok pria yang mengaku dewa menantang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Terlihat dalam video yang diunggah, seorang pria yang tak mengenakan pakaian atau baju berbicara di hadapan sebuah kamera.

Video viral tersebut dibagikan akun jejaring media sosial Twitter @Smile_guys.

Presiden Joko Widodo [Ist]
Presiden Joko Widodo [Ist]

Dalam video yang tersebar, pria bertelanjang dada itu menyebut Presiden Jokowi tidak bisa bekerja dan marak koruptor di tanah air.

Bahkan lelaki yang mengaku atlet renang dan catur tersebut mengatakan Jokowi tak mampu mengatasi wabah Corona di Indonesia.

Ia mengaku sebagai dewa namun berwujud manusia dan menyebut Jokowi tidak pantas menjadi Presiden RI lantaran jadi biang kerusuhan.

Dia pun meminta kepada Presiden Jokowi untuk segera mundur dari jabatannya, terlebih rakyat Indonesia sudah muak.

“Saya adalah dewa berwujud manusia, dan saya bilang sama kamu, Jokowi enggak pantas jadi Presiden, dia biang keladinya kerusuhan ini. Dia protokoler apa itu, protokoler an***g. Kerjanya apa dia? Ngurus negara enggak bisa, ngurus Covid enggak bisa, korupsi aja bisanya. Siapa dia? Semua orang Indonesia benci dia. Enggak tahu diri kalau dia enggak mau turun juga,” kata pria dalam video dikutip Hops.id--jaringan Suara.com pada Selasa (23/11/2021).

Kemudian pria berperawakan gemuk itu juga mengklaim telah memenangkan berbagai perlombaan sejak remaja. Mulai dari medali perunggu, perak, hingga emas berhasil diraih dalam ajang perlombaan berenang.

Pasca pensiun muda dari atlet, pria itu jadi miliarder hingga berpenghasilan Rp 1 miliar per hari dan memiliki rumah di negara tetangga, Singapura.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini