Memprihatinkan, Kondisi Kapal Kato Peninggalan Sultan Siak Tak Terawat

Dinding Kapal Kato berselimut lumut dan berkarat lantaran tak pernah bersihkan.

Eko Faizin
Sabtu, 20 November 2021 | 09:19 WIB
Memprihatinkan, Kondisi Kapal Kato Peninggalan Sultan Siak Tak Terawat
Kapal Kato peninggalan Sultan Siak terlihat tak terawat di Komplek Istana Assereyah Al Hasyimiah. [ANTARA/HO-FB Raja Laksamana]

SuaraRiau.id - Salah satu peninggalan Sultan Syarif Kasim II yang berada di kompleks Istana Siak adalah Kapal Kato. Namun, kondisi kapal tersebut kini memprihatinkan.

Dinding Kapal Kato berselimut lumut dan berkarat lantaran tak pernah bersihkan.

Ketua Pelindung Cagar Budaya Siak (PCBS) Tatang Syafrawi menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi Kapal Kato saat ini.

"Kami sedih melihat kondisi kapal Kato yang terbiarkan begitu saja. Memang awalnya polemik ini ramai diperbincangkan di media sosial, kemudian kami bertemu dan membahas kondisi ini," kata Tatang dikutip dari Antara, Jumat (19/11/2021).

Ia menerangkan, hasil diskusi PCBS melahirkan beberapa kesepakatan yakni menggalang sejuta koin untuk biaya perawatan kapal Kato jika tidak ada kepedulian pihak bertanggungjawab.

Seiring dengan itu juga mewacanakan agar penempatan kapal dipindahkan ke daerah tepian Sungai Siak sehingga membuka destinasi wisata baru.

Gayung bersambut akhirnya upaya itu direspons oleh Kepala Dinas Pariwisata. Kemudian mereka adakan pertemuan dihadiri PCBS ditambah dengan beberapa tokoh masyarakat.

"Sebagai putra Siak, kami mempunyai semangat bagaimana aset sejarah di negeri tercinta ini dihargai, sehingga generasi berikutnya juga menghargainya bahkan menjadikan kebanggaan terhadap sejarah negeri sendiri," ungkapnya.

Sementara itu, Penasehat PCBS Joko Suliso menambahkan saat menggalang sejuta koin, PCBS dijembatani untuk berjumpa dengan Kepala Dinas Pariwisata.

PCBS menerima sehingga diadakan pertemuan untuk mencari solusi terbaik.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini