facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dugaan Dilecehkan Oknum Dosen, Mahasiswi Riau Disebut Alami Trauma Mendalam

Eko Faizin Minggu, 07 November 2021 | 18:05 WIB

Dugaan Dilecehkan Oknum Dosen, Mahasiswi Riau Disebut Alami Trauma Mendalam
Mahasiswa Universitas Riau berdemonstrasi di kampusnya menuntut pengusutan kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang dosen. [Antara]

Mereka melakukan pendampingan hukum dan memantau jalannya proses penyelesaian tersebut.

Kemudian, dalam catatan LBH Pekanbaru, pada 2021 ini, juga terjadi kekerasan seksual berbasis online di Unri yang sudah memakan korban sebanyak 13 orang.

"Korbannya sampai 13 orang, kekerasan seksual berbasis online. Pelaku mengedit foto dan menyebar di medsos, pada saat tanyakan ke beberapa korban, pelaku ternyata menyimpan ratusan foto dan siap untuk disebar. Lalu 2021 juga, kami dapat pengaduan kasus yang sudah menyentuh fisik oleh mahasiswa di Unri. Dan belum selesai kasus itu, kita disuguhkan kembali oleh dugaan kasus seorang tenaga dosen pengajar di Unri," kata Rian.

Menurut Rian, kasus ini sudah mencoreng dunia pendidikan. Dalam hal laporan balik yang dilayangkan oleh terduga pelaku di Polda Riau, LBH Pekanbaru mengharapkan agar kepolisian dapat bijak menyikapinya.

"Kita harap, kepolisian pasti sudah bijak mencermati isi substansi tentang UU ITE, apabila dalam video atau postingan adalah fakta, proses itu dibuktikan lebih dulu. Proses itu yang dilakukan penyelidikan dan penyidikan dahulu, kami minta kepolisian yan menerima laporan UU ITE, untuk tidak melanjutkan laporan tersebut, hingga kasus awal selesai," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Noval Setiawan dari LBH Pekanbaru menambahkan, bahwa pihaknya terus mendampingi kasus ini di Polresta Pekanbaru.

"Kita meminta Polda Riau membatalkan dan menolak laporan yang dilayangkan terduga pelaku. Kita menolak laporan itu, bahwa laporan sebelumnya harus diselesaikan dahulu. Harus ada penyelesaian proses hukum dulu di Polresta Pekanbaru, baru dilanjutkan," tegasnya.

Kontributor : Panji Ahmad Syuhada

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Berita Terkait