Yahya Waloni Diciduk Polisi, Netizen Sindir soal Pembenci Anjing

Bahkan ada warganet yang menyampaikan rasa syukurnya dengan ditangkapnya Yahya Waloni.

Eko Faizin
Sabtu, 28 Agustus 2021 | 07:00 WIB
Yahya Waloni Diciduk Polisi, Netizen Sindir soal Pembenci Anjing
Ustaz Yahya Waloni. [Tangkapan layar Youtube An Najah Tv]

SuaraRiau.id - Penangkapan Ustaz Yahya Waloni pada Kamis (26/8/2021) kemarin mendapat respons beragam dari warganet.

Tim Bareskrim Polri menangkap Yahya Waloni di kawasan Cibubur Jakarta.

Tak sedikit yang menanggapi penangkapan penceramah kontroversial itu dengan nada miring. Bahkan ada warganet yang menyampaikan rasa syukurnya dengan ditangkapnya Yahya Waloni.

Netizen mengungkapkan rasa syukurnya karena selama ini ceramah Yahya Waloni yang melecehkan agama lain, dianggap meresahkan.

Si warganet juga mengaku bersyukur atas penangkapan Yahya Waloni, karena pendakwah tersebut mengaku pernah sengaja menabrak anjing.

“SAYA BERSYUKUR YAHYA WALONI DITANGKAP PIHAK KEPOLISIAN BUKAN KARENA PERKARA YG MENJERATNYA SAAT INI | tapi karena : Yahya Waloni sangat membenci Anjing,” tulis akun Anakkolong sambil memosting video anjing seperti dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Jumat (27/8/2021).

“Karma dari anjing yang pernah di tabrak ya om,” balas akuna bankben.

Untuk diketahui, Yahya Waloni ditangkap dikediamannya di Cibubur pada Kamis (26/7/2021). ia diamankan Tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Yahya Waloni sebelumnya dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh komunitas Masyarakat Cinta Pluralisme soal dugaan penistaan agama terhadap Injil.

Yahya Waloni dinilai menista agama dalam ceramah yang menyebut Bible itu palsu.

Pelaporan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/B/0287/IV/2021/BARESKRIM. Yahya Waloni dilaporkan dengan dugaan kebencian atau permusuhan individu dan/atau antargolongan (SARA) pada Selasa 27 April 2021.

Dalam kasus ini, Yahya dilaporkan bersama pemilik akun YouTube Tri Datu. Dalam video ceramah itu, Yahya Waloni menyampaikan bahwa Bible tak hanya fiktif, tapi juga palsu.

Di dalam LP tersebut, mereka disangkakan dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 45 A juncto Pasal 28 Ayat (2) dan/atau Pasal 156a KUHP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini