Masyarakat Adat Suku Sakai Tidak Punya KTP Terima Vaksin dari Polda Riau

Masyarakat Adat suku Sakai yang tinggal jauh dari perkotaan mendapatkan layanan vaksinasi

Muhammad Yunus
Minggu, 15 Agustus 2021 | 13:18 WIB
Masyarakat Adat Suku Sakai Tidak Punya KTP Terima Vaksin dari Polda Riau
Masyarakat Adat suku Sakai yang tinggal jauh dari perkotaan mendapatkan layanan vaksinasi dari Polda Riau, Sabtu 14 Agustus 2021 [SuaraRiau.id / Polda Riau]

SuaraRiau.id - Masyarakat Adat suku Sakai yang tinggal jauh dari perkotaan mendapatkan layanan vaksinasi dari Polda Riau. Programnya, adalah vaksin kemerdekaan.

Vaksinasi ini menyisir masyarakat adat terpencil yang tidak memiliki nomor induk kependudukan (NIK) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Polda Riau melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat adat suku Sakai di rumah adat Jalan Tanah Persatuan, Desa Kesumbo Ampai, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (14/8/2021).

Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi bersama Gubernur Riau Syamsuar, Ketua DPRD Provinsi Riau Yulisman, Kajati Riau Djaja Subagja serta Danrem 031/WB Brigjen TNI M Syech Ismed meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat tidak memiliki NIK di Batin Solapan Bengkalis Riau pada Sabtu (14/8/2021) sore itu.

Baca Juga:Kasus Positif Tinggi, Kesiapsiagaan Jadi Kunci Fase Baru Tangani Covid-19 Riau

Vaksinasi Kemerdekaan yang digelar Polda Riau bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 76.

Vaksinasi ini bertujuan untuk tercapainya herd immunity atau kekebalan imunitas komunitas sehingga masyarakat memiliki kekebalan dalam mencegah penularan covid-19.

Kegiatan vaksin diikuti oleh 270 orang masyarakat suku Sakai dan masyarakat sekitar dan penyerahan 200 paket bansos sembako oleh Forkopimda.

Bahrum (46) perwakilan warga suku Sakai mengaju memperoleh kabar adanya vaksin dari kepala adat. Dirinya mengaku segera bergegas begitu mendapat informasi, mengingat dirinya sering beraktivitas di luar.

"Hari ini kami divaksin sesuai arahan dari pemerintah. Ini untuk kesehatan dan juga keberlangsungan hidup keluarga kami di sini," kata dia.

Baca Juga:Dibutuhkan Tekanan Publik untuk Pengembalian Wilayah Adat ke Masyarakat

Bahrum menyebut ada sekitar 270 keluarga suku Sakai di daerah tersebut atau sekitar 600 jiwa warga suku Sakai yang tinggal dan bermukim di daerah Bathin Solapan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini