Polemik Baju Dinas Anggota DPRD dari Louis Vuitton, Ongkos Jahit Rp 600 Juta

Pengadaan bahan branded sekelas Louis Vuitton untuk wakil rakyat di tengah pandemi saat ini menuai kritikan dari berbagai kalangan.

Eko Faizin
Rabu, 11 Agustus 2021 | 08:54 WIB
Polemik Baju Dinas Anggota DPRD dari Louis Vuitton, Ongkos Jahit Rp 600 Juta
Ilustrasi Louis Vuitton. [Shutterstock]

SuaraRiau.id - DPRD Kota Tangerang, Banten terus menjadi sorotan lantaran pengadaan seragam dinas dibuat dari bahan kelas internasional yaitu Louis Vuitton.

Pengadaan bahan branded sekelas Louis Vuitton untuk wakil rakyat di tengah pandemi saat ini menuai kritikan dari berbagai kalangan.

Selain disebut bahan branded plus ongkos jahitnya dikabarkan mencapai total Rp 1,2 miliar. Rinciannya Rp 675 juta untuk pengadaan bahan pakaian dinas dan Rp 600 juta untuk ongkos jahit.

“Itu belum termasuk potong pajak,” kata Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo pada Selasa (10/8/2021) dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com.

Ia pun membantah jika mahalnya biaya pengadaan baju dinas 50 anggota DPRD Kota Tangerang itu lantaran penggunaan bahan dari merek desainer asal Prancis Louis Vuitton.

“Dalam pembahasan kami tidak menyebut merek. Merek muncul justru setelah pemenang lelang diumumkan dan jadi ramai,” ujar dia.

Gatot mengakui jika anggaran pakaian dinas DPRD Kota Tangerang tahun ini lebih mahal ketimbang tahun lalu.

Hal itu lantaran jumlah pakaian dinas DPRD bertambah dari empat setel menjadi lima setel per orang.

“Spesifikasi bahan memang lebih baik dan harga bahan memang sedang tinggi,” ungkap Gatot.

Pengadaan seragam dinas 50 anggota DPRD Kota Tangerang kini menjadi polemik. Selain nilainya fantastis, bahan pakaian yang digunakan berasal dari sejumlah merek ternama seperti Louis Vuitton untuk pakaian dinas harian (PDH), Theodoro untuk pakaian sipil harian (PSH), Lanificio Di Calvino untuk pakaian sipil resmi (PSR), dan Thomas Crown untuk pakaian sipil lengkap (PSL).

Gatot mengatakan, dengan anggaran sebesar itu 50 anggota DPRD akan mendapatkan lima seragam dinas PSL, PSR, PSH, PDH plus setelan jas.

“Baju per pasang dijahit Rp 2,3 juta,” jelasnya.

Menurut Gatot, anggaran baju dinas yang terbuat dari bahan bermerek Louis Vuitton dan merek terkenal lain tersebut langsung ditransfer ke tukang jahitnya.

“Kami mah tinggal pakai,” imbuhnya.

Sementara itu, pihak Louis Vuitton Indonesia mengungkapkan bahwa mereka tidak menyuplai bahan pakaian dinas atau seragam dinas itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini