alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sempat Bikin Bamsoet Takjub, Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Diduga Hoaks

Eko Faizin Senin, 02 Agustus 2021 | 15:35 WIB

Sempat Bikin Bamsoet Takjub, Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Diduga Hoaks
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Suara.com/Ria Rizki)

Anak Akidi Tio, Heriyanti ditangkap lantaran uang Rp 2 triliun dijanjikan itu tidak benar atau hoaks.

SuaraRiau.id - Sumbangan fantastis bernilai Rp 2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) dari keluarga Almarhum Akidi Tio beberapa waktu lalu menggegerkan publik.

Bahkan langkah keluarga tersebut mendapat pujian dari berbagai lapisan masyarakat. Meski demikian tak sedikit yang meragukan hibah dana yang jumlahnya tak sedikit itu.

Baru-baru ini, hal mengagetkan datang lagi dari keluarga mendiang Akidi Tio, anak perempuannya Heriyanti diamankan polisi pada Senin (2/8/2021).

Anak Akidi Tio, Heriyanti ditangkap lantaran uang Rp 2 triliun dijanjikan itu tidak benar atau hoaks. Heriyanti tiba di Mapolda Sumsel dan langsung digiring masuk ke ruang Ditreskrimum Polda Sumsel dengan pengawalan sejumlah petugas.

Menggunakan batik biru dengan celana panjang hitam, Heriyanti berusaha menghindari awak media dengan terus berjalan cepat seraya menutupi wajahnya menggunakan tangan.

Tak ada sepatah kata pun yang keluar dari bibirnya. Tidak hanya Heriyanti Polisi juga menjemput Prof Dr Hadi Darmawan sebagai dokter keluarga Akidi Tio.

Sebelumnya, banyak yang memuji sumbangan senilai Rp 2 triliun tersebut. Bahkan, politikus Bambang Soesatyo ikut berkomentar terkait tindakan yang dilakukan keluarga Akidi Tio.

Bambang Soesatyo mengungkapkannya di akun Instagramnya pada Jumat 30 Juli 2021 lalu.

Bamsoet menyebut bahwa sumbangan Rp 2 triliun Akidi Tio itu adalah sumpahnya pada orang kaya era Bung Karno. Sumpah Akidi Tio pada Thong Ju, orang kaya raya di era Bung Karno.

Ia mengungkapkan dulu Akidi Tio hidup di keluarga Thong Ju, seorang kaya raya di era Soekarno atau Bung Karno. Thong Ju merupakan pengusaha China Palembang.

Komentar

Berita Terkait