alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polemik Ibadah Haji 2021, HNW Puji Lobi Berkelas Menag Malaysia

Eko Faizin Kamis, 10 Juni 2021 | 13:44 WIB

Polemik Ibadah Haji 2021, HNW Puji Lobi Berkelas Menag Malaysia
Hidayat Nur Wahid. (Suara.com/Ria)

HNW mengkritik seharusnya seharusnya lobi yang dilakukan Menag RI bisa lebih maksimal lagi untuk mendapatkan kuota haji.

SuaraRiau.id - Pembatalan keberangkatan ibadah haji 2021 oleh pemerintah Indonesia hingga kini masih menjadi sorotan banyak kalangan. Isu pembatalan itu saat inipun masih diperbincangkan publik.

Terkait itu, politikus PKS Hidayat Nur Wahid atau HNW menyinggung soal lobi-lobi yang dilakukan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait kuota haji.

HNW mengkritik seharusnya seharusnya lobi yang dilakukan Menag RI bisa lebih maksimal lagi untuk mendapatkan kuota haji.

Apa yang disampaikan HNW ini terkait dengan pernyataan Menag RI. Di mana Menag Yaqut mengaku telah menjalin komunikasi dengan Arab pada 12 Maret 2021.

Padahal, Menteri Agama yang diajak komunikasi oleh Menag RI, kini sudah diganti dengan Menteri Agama baru.

“Orang yang diajak komunikasi beliau sudah diganti oleh Raja Arab. Sementara untuk Menteri Baru, belum diajak komunikasi oleh Menag Yaqut,” kata HNW di Mata Najwa, dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Kamis (10/6/2021).

Hal itu juga turut diakui oleh sang Menag Yaqut dan rekan sejawat di kementerian agama. Komunikasi malah terakhir dilakukan pada awal Maret lalu.

Pada kesempatan itu, HNW kemudian membandingkan dengan langkah lobi berkelas yang dilakukan Menteri Agama Malaysia. Mereka langsung menjalin komunikasi dengan pihak tertinggi di Arab Saudi.

“Bahkan mereka juga menjalin komunikasi dengan Putra Mahkota Saudi. Itu adalah salah satu fakta, jadi semacam rujukan, bagaimana diplomasi tingkat tinggi bisa dilakukan,” katanya.

Apa yang disampaikan HNW soal perlunya lobi-lobi tingkat tinggi Menag RI dianggap penting untuk dilakukan.

Sebab Pemerintah Arab Saudi pada 20 Mei lalu telah menyatakan bakal membuka dan memberikan kuota terhadap 45 ribu jamaah haji dari luar negeri.

Dengan lobi yang dimaksud, diharap akan ada potensi keberangkatan jamaah haji asal Indonesia menggunakan kuota yang dimaksud.

“Masih ada kesempatan, silakan dilakukan.” kata dia.

Terkait apakah ada isu diplomasi terganggu karena Habib Rizieq, HNW tak sependapat. Baginya, itu tak ada pengaruhnya.

“Waktu kuota tahun lalu ditutup, Habib Rizieq juga di sana, jadi tak ada masalah. Jangan bebani lagi Habib Rizieq dengan masalah-masalah di luar pemerintah,” sebut dia.

Komentar

Berita Terkait