facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dua Bus Medan Tabrakan di Tol Pekanbaru-Dumai, Ada yang Tewas Terjepit

Eko Faizin Sabtu, 29 Mei 2021 | 13:21 WIB

Dua Bus Medan Tabrakan di Tol Pekanbaru-Dumai, Ada yang Tewas Terjepit
Dua bus Medan yaitu bus Makmur dan PT Rapi yang terlibat kecelakaan di ruas Tol Pekanbaru Dumai, Sabtu (29/5/2021). [Dok Polisi]

Bagian kedua bus Medan mengalami kerusakan yang cukup parah.

SuaraRiau.id - Dua unit bus Medan terlibat kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Pekanbaru-Dumai, Sabtu (29/5/2021) sekitar pukul 05.45 WIB.

Kecelakaan maut Bus Makmur dan PT Rapi tersebut terjadi di ruas tol Jalur B Kilometer 55,200 yang masuk wilayah Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau.

Bagian kedua bus Medan mengalami kerusakan yang cukup parah.

Petugas kepolisian bersama petugas operasi jalan tol langsung mengevakuasi para korban dan melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan tersebut.

Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Riau, AKBP Irmadison menyampaikan bahwa kecelakaan bus penumpang tersebut ditenggarai oleh out control, atau di luar kendali dari sang sopir.

"Penyebabnya dugaan sementara out control, kecelakaan ini melibatkan bus Makmur dan Bus PT Rapi di Tol Pekanbaru-Dumai," kata Irmadison, Sabtu (29/5/2021).

Dari kecelakaan itu, Irmadison menjelaskan bahwa terdapat tiga orang korban yang mengalami luka-luka.

Saat ini, para korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Awal Bros yang berada di Kota Pekanbaru.

"2 orang sudah dibawa ke RS Awal Bros Pekanbaru, sementara 1 dalam proses evakuasi," jelasnya.

Satu orang dikabarkan tewas karena terjepit di dalam bus.

Kasat PJR menyebut, kasus kecelakaan tersebut saat ini ditangani oleh petugas Satlantas Polres Siak.

Pihak kepolisian masih terus mendalami penyebab kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan penumpang tersebut.

Ia memastikan, bahwa kecelakaan yang menimpa bus ini lantaran diduga kurang hati-hatinya pengemudi sehingga kendaraan di luar kendali.

"Penyebabnya diduga out control," tuturnya lagi.

Kontributor : Panji Ahmad Syuhada

Komentar

Berita Terkait