Sosok Berjasa di Balik Gencatan Senjata Israel-Palestina

Genjatan senjata di Jalur Gaza menjadi momen penting usai Israel-Palestina bertempur selama 11 hari terakhir.

Eko Faizin
Jum'at, 21 Mei 2021 | 15:46 WIB
Sosok Berjasa di Balik Gencatan Senjata Israel-Palestina
Aksi demo Palestine Action di Inggris yang menduduki pabrik drone milik Israel.[Instagram/pal_action]

SuaraRiau.id - Pertempuran antara Israel dan dua kelompok utama Palestina di Jalur Gaza, Hamas dan Jihad Islam akhirnya dihentikan lantaran kedua belah pihak menyetujui gencatan senjata, Kamis (20/5/201) malam.

Genjatan senjata di Jalur Gaza menjadi momen penting usai Israel-Palestina bertempur selama 11 hari terakhir.

Mengutip AFP, kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberikan pernyataan resmi. Menurutnya gencatan senjata tanpa syarat akan diikuti Israel.

Hal senada juga ditegaskan Hamas dan Jihad Islam. Mereka menegaskan, tak ada lagi serangan mulai Jumat (21/5/2021) pukul 2.00 pagi waktu setempat.

Gencatan senjata terjadi berkat mediasi Mesir. Dalam pernyataan resmi yang dimuat TASS, pemerintah Mesir menyebut mengajukan proposal gencatan senjata dan akan berangkat ke Tel Avib guna membahas masalah keamanan di sana.

Kontak dengan pihak Palestina juga dilakukan. Meski tak dijadwalkan kunjungan khusus ke Gaza.

Proposal Mesir dikatakan disetujui Amerika dan Uni Eropa serta faksi di Palestina. Mesir disebut memang punya pengaruh ke kedua kubu yang bertikai.

Apalagi Mesir berada berdekatan langsung dengan Gaza, khususnya wilayah Rafah, yang tak bisa dikendalikan Israel.

"Di wilayah di mana negara di kawasan sedang memperluas hubungan mereka dengan Israel, Mesir memiliki kepentingan pribadi untuk memanfaatkan kedekatan geografisnya dengan Gaza guna meningkatkan kekuatan diplomatiknya," kata seorang analisis di International Crisis Group, Tariq Baconi dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (21/5/2021).

"Ini merupakan sebuah kesempatan mengatakan tidak hanya kepada AS tapi pihak regional lainnya bahwa Mesir penting. Itu adalah pemain diplomatik yang diperlukan dan bahwa gencatan senjata akan dilakukan di Kairo," kata Michael Hanna dari Century Foundation di New York.

Sebelumnya, Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi juga dikabarkan menginstruksikan pihak berwenang membuka penyeberangan yang memungkinkan warga Gaza yang terluka dirawat di rumah sakit Negeri Firaun. Jalur itu juga bisa digunakan untuk mengirimkan bantuan.

Pertempuran di Gaza terjadi pasca bentrokan warga Palestina dan polisi Israel di akhir Ramadhan.

Ini dipicu keputusan pengadilan Israel untuk menyita rumah warga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah, yang telah tinggal di sana selama lebih dari 50 tahun untuk mendukung pemukim Yahudi.

Ini berujung pula ke larangan salat di Masjid Al-Aqsa. Polisi Israel dilaporkan membubarkan paksa jamaah yang melakukan ibadah.

Hal tersebut membuat Hamas, meluncurkan serangan ke Israel. Negeri Yahudi kemudian membalasnya dengan serangan udara yang memakan korban raturan jiwa melayang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini