alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kumpulan Quotes Jalaluddin Rumi, Bisa Jadi Semangat saat Galau

Eko Faizin Selasa, 04 Mei 2021 | 06:10 WIB

Kumpulan Quotes Jalaluddin Rumi, Bisa Jadi Semangat saat Galau
Ilustrasi membaca quotes Jalaluddin Rumi. [Shutterstock]

Kata-kata bijak Jalaluddin Rumi dicari banyak orang lantaran memiliki makna yang mendalam tentang kehidupan.

SuaraRiau.id - Penyair sufi terkenal Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri atau yang dikenal Jalaluddin Rumi kerap menulis pesan lewat kata-kata bijaknya.

Kata-kata bijak Jalaluddin Rumi dicari banyak orang lantaran memiliki makna yang mendalam tentang kehidupan.

Sosok Jalaluddin Rumi sendiri sudah tak asing lagi di telinga para pencinta sastra dan filsafat. Dia merupakan seorang penyair sufi yang lahir pada 1207 Masehi silam.

Merujuk garis keturunannya, Rumi berasal dai keturunan terpandang dan terhormat. Merujuk dari silsilah keluarga sang ayah, silsilah Rumi bertemu dengan Abu Bakar as-Shiddiq. Sedangkan dari garis keturunan sang ibu bertemu sampai pada Ali bin Abi Thalib.

Meskipun dikenal sejak abad 13 awal, karya-karya dari filsuf asal Persia ini seakan masih abadi dan dikenal hingga saat ini.

Quotes Jalaluddin Rumi memang cocok dibaca atau dicerna ketika seseorang sedang gelisah dan memiliki banyak masalah.

Melansir Hops.id--jaringan Suara.com, berikut sejumlah kata-kata bijak atau quotes sufi dari Jalaluddin Rumi:

  1. Ada suara yang tidak menggunakan kata-kata. Dengarkanlah.
  2. Kita dilahirkan dari cinta, cinta adalah ibu kita.
  3. Berhenti merasa kamu begitu kecil. Kamu adalah alam semesta yang bergembira.
  4. Biarkanlah dirimu dibentuk oleh tarikan yang kuat dari sesuatu yang kamu cintai.
  5. Jadilah salju yang mencair. Bersihkan dirimu dengan dirimu sendiri.
  6. Jangan bersedih. Segala sesuatu yang hilang darimu akan datang kembali dalam bentuk yang lain.
  7. Pakailah kesyukuranmu seakan itu adalah jas pelindungmu. Niscaya syukur akan selalu memberi kepuasan di setiap aspek hidupmu.
  8. Di manapun kamu, dan apapun yang kamu lakukan, teruslah mencinta.
  9. Setiap penglihatan tentang keindahan akan lenyap. Setiap perkataan yang manis akan memudar.
  10. Tuhan telah memasang tangga di hadapan kita, kita harus mendakinya, setahap demi setahap.
  11. Dalam perjalanan itu tak ada lorong sempit yang lebih sulit dari ini, beruntunglah orang yang tak membawa kedengkian sebagai teman.
  12. Jangan merasa kesepian, seluruh alam semesta ada di dalam diri kamu.
  13. Ketika engkau melambung ke angkasa ataupun terpuruk ke dalam jurang, ingatlah kepada-Ku, karena Akulah jalan itu.
  14. Dalam mendengar ada perubahan sifat, dalam melihat ada perubahan hakikat.
  15. Mata hati punya kemampuan 70 kali lebih besar untuk melihat kebenaran daripada indra penglihatan.
  16. Sepasang kekasih tidak pada akhirnya bertemu di suatu tempat. Mereka berada satu sama lain selama ini.
  17. Kau senantiasa menari di dalam hatiku, meski tak seorang pun melihat-Mu, dan terkadang aku pun ikut menari bersama-Mu.
  18. Bersyukurlah atas siapapun yang datang. Karena masing-masing telah dikirim sebagai pemandu dari luar.
  19. Kebahagiaan adalah momen di mana kita duduk bersama dengan dua raga dan dua wajah, namun hanya satu jiwa.
  20. Bila tak ku nyatakan keindahan-Mu dalam kata, ku simpan kasih-Mu dalam dada.
  21. Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar, itulah yang terbaik untukmu! Dan karena itulah, kalbu seorang pencinta-Nya lebih besar daripada Singgasana-Nya.
  22. Cinta mengubah kekasaran menjadi kelembutan, mengubah orang tak berpendirian menjadi teguh berpendirian, mengubah pengecut menjadi pemberani, mengubah penderitaan menjadi kebahagiaan, dan cinta membawa perubahan-perubahan bagi siang dan malam.
  23. Karena cinta duri menjadi mawar karena cinta cuka menjelma anggur segar.
  24. Inilah cinta: untuk terbang ke langit tersembunyi, untuk menjatuhkan ratusan penghalang di setiap momen. Pertama kita membiarkan hidup pergi. Dan kemudian, kita mengambil langkah tanpa kaki.
  25. Abaikan apapun yang membuatmu takut dan sedih, yang menyurutkanmu ke belakang menghadapi sakit dan maut.
  26. Kamu harus terus berusaha menghancurkan hatimu sampai ia terbuka.
  27. Apa yang engkau cari sedang mencarimu.
  28. Segala sesuatu yang tercipta indah, seimbang dan menarik adalah tercipta untuk mata orang yang memandang.
  29. Jadikan hidupmu bersemangat. Carilah mereka yang bisa mengobarkan api semangatmu.
  30. Para nabi menerima semua penderitaan dan mempercayainya. Sebab air tidak pernah takut akan api.

Komentar

Berita Terkait