Sampai adiknya dikremasi, Angela mengaku tidak ingin melihat wajah Marco di dalam peti. Hal ini karena kata Angela, dirinya tidak ingin memori itu terus teringat dalam hidupnya.
“Sampai dia dikremasi aku enggak mau lihat dia di dalam peti, karena aku enggak mau keputar terus di kepala aku. Semua ini tuh kayak enggak ada artinya lagi, lo mau ambil rumah gue kek, mobil gue ambil aja karena kayak mau ngejalanin hidup untuk move on susah banget,” kata Angela.
Seperti yang diketahui Marco Panari menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu, 30 Januari 2021. Angela mengaku sampai saat ini tidak bisa melupakan bagaimana dirinya syok memeluk Marco Panari di Unit Gawat Darurat (UGD) yang sudah tiada.