Sepengetahuan Supri, dua korban itu langsung dilarikan ke Puskesmas Sabak Auh, namun pihak puskesmas tidak sanggup menangani, sehingga satu korban dilarikan ke RS Tengku Rafi'an Siak.
"Informasi, Rumah Sakit Siak juga tidak sanggup, korban langsung dibawa ke Medan," terang Penghulu Kampung Sungai Tengah.
Soal kondisi korban yang akrap disapa Pakde itu, Supri mengaku saat ini tidak tahu kondisinya seperti apa. Saat kejadian, ledakan itu membuat kaki dan tangan korban mengalami luka bakar.
"Informasi yang saya dapat, korban diamankan di Polres Siak," kata Supri.
Menurut Supri, pengumpul rongsokan tersebut tidak salah atas ledakan itu.
"Kalau dia tau benda itu bisa meledak, manakan berani mendekat," terang Supri.
Di sisi Lain, Supri memberikan keterangan berbeda, ia menjelaskan benda itu meledak akibat dipukul oleh Pakde.
"Mungkin dikiranya baja biasa, nahas benda itu meledak," terang Supri.
Informasi yang dirangkum dari warga sekitar lokasi kejadian, benda itu didapat dari wilayah Sungai Apit, pemungut kara-kara mendapat benda itu dari seorang warga yang tinggal di Sungai Apit.
Kapolsek Sabak Auh Ipda Cevin saat dikonfirmasi wartawan mengaku perkara itu ditangani oleh Polsek Sungai Apit, dalam penyitaan barang dan penangkapan terhadap yang diduga pelaku, pihaknya hanya bertugas sebagai pengamanan.