alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ribuan Rumah Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Kuantan

Eko Faizin Jum'at, 27 November 2020 | 19:44 WIB

Ribuan Rumah Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Kuantan
Ribuan rumah di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau terendam banjir. [Dok Riauonline/Istimewa]

Di Kecamatan Kuantan Hilir ada sekitar 400 rumah yang terdampak banjir.

SuaraRiau.id - Meluapnya Sungai Kuantan membuat ribuan rumah di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau terendam banjir.

Banjir mulai merendam kawasan itu pada Kamis (26/11/2020) sore dan berlangsung sampai Jumat (27/11/2020).

Melansir Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, di Kecamatan Pangean banjir merendam sedikitnya 1.821 rumah dan ada sekitar 2.303 Kepala Keluarga (KK) dan 7.476 jiwa terdampak banjir.

Camat Pangean, Mahviyen Trikon Putra menyampaikan, di kecamatan Pangean ada 12 desa terdampak banjir luapan sungai kuantan.

Adapun desa-desa yang terdampak tersebut di antaranya desa Pulau Tongah ada 66 rumah, Tanah Bekali 250 rumah, Pulau Deras 141 rumah, Teluk Pauh 81 rumah, Pulau Kumpai 121 rumah, Pembatang 184 rumah.

Kemudian Padang Kunik 202 rumah, Padang Tanggung 85 rumah, Sukaping 171 rumah, Pulau Rengas 150 KK, Pauh Angit 260 rumah, dan Pauh Angit Hulu 260 rumah.

Di Kecamatan Kuantan Hilir ada sekitar 400 rumah yang terdampak banjir. Desa-desa yang terdampak diantaranya Pulau Baralo, Pulau Kulur, Tanjung, Pulau Baru, Pelukahan, Lumbok, Danau, Pengalihan dan Tanjung Pisang.

"Air mulai masuk pada Kamis tengah malam dan ketinggian air pagi tadi mencapai setinggi lutut orang dewasa," kata Camat Kuantan Hilir Seberang, Novrion, Jumat (27/11/2020) sore.

Untuk kondisi air sampai dengan Jumat Jumat (27/11/2020) sore ini, kata Novrion, sudah mulai bertahan tapi masih merendam rumah warga.

"Air sudah mulai bertahan," katanya.

Sementara di Kuantan Hilir banjir luapan Sungai Kuantan juga merendam ratusan rumah. Desa terparah yang teremdam adalah desa Pulau Kijang dan Pulau Madinah.

"Ada 6 desa yang terdampak, terparah di Pulau Kijang dan Pulau Madinah, karena memang kondisi dua desa ini secara geografis cukup rendah," katanya.

Kemudian di Kecamatan Inuman banjir merendam 10 desa dengan jumlah 1.176 KK yang terdampak.

"Ketinggian air mencapai 2 meter, sore ini masih naik," kata Camat Inuman, Arifin.

Arifin mengatakan, desa yang terparah terendam banjir berada dibagian seberang kecamatan diantaranya desa Seberang Pulau Busuk, Pulau Sipan, dan Ketaping Jaya.

"Air mulai masuk kerumah warga Jumat pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB," terang Arifin.

Komentar

Berita Terkait