alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

UAS Heran dengan Keanehan Media Sosial tentang Habib Rizieq

Eko Faizin Senin, 23 November 2020 | 15:55 WIB

UAS Heran dengan Keanehan Media Sosial tentang Habib Rizieq
Ustaz Abdul Somad. [Antara]

Menurut UAS, selama ini Rizieq berusaha berbuat baik kepada umat dengan ceramahnya.

SuaraRiau.id - Penceramah kondang asal Riau, Ustaz Abdul Somad (UAS) menangis ketika mengisi kajian soal Habib Rizieq Shihab.

UAS kata itu mempertanyakan apa kesalahan Habib Rizieq sehingga mendapat perlakuan tak menyenangkan.

"Orang hanya menyebut namanya saja maka Instagram-nya akan diblokir, hanya menuliskan namanya saja maka Facebook-nya akan ditutup," kata UAS dalam kajian yang ditayangkan oleh kanal YouTube religiOne.

Mantan dosen UIN Suska itu berdiri di samping Rizieq Shihab dalam acara di Pondok Pesantren Agrokultural Megamendung, Bogor, Jawa Barat, menuturkan bahwa Rizieq Shihab tak pernah merugikan negara.

"Apa dosanya, apa salahnya, berapa triliun negeri ini pernah dirugikan? Berapa sumber daya alam, minyak, batu bara, nikel, uranium yang pernah dijualnya di luar negeri. Berapa perusahaan BUMN yang pernah dijual aset-asetnya. Ada yang pernah dijual?" tanya UAS dibalik suaranya yang serak karena menahan tangis.

Menurut UAS, selama ini Rizieq berusaha berbuat baik kepada umat dengan ceramahnya.

"Dia hanya menyadarkan umatnya supaya sadar bahwa politik itu penting, angkatlah pemimpin yang adil dan amanah," lanjut UAS dalam video yang diunggah pada Senin (16/11/2020) itu.

"Dia hanya mengajak umatnya supaya jangan memilih pemimpin kafir. Salahkan perbuatannya? Tidak. Beliau tinggal di negara demokrasi. Dalam dunia demokrasi siapa pun berhak untuk mengajak, menyuarakan kebenaran," sambung UAS.

Menurut UAS, apa yang dilakukan oleh Rizieq Shihab semata-mata karena untuk melawan ketidakadilan, bukan melawan pemerintah.

"Beliau tidak melawn sultan, dia tidak melawan ulil amri, dia tidak melawan siapa pun, yang dilawan itu ketidakadilan," tandas UAS.

Komentar

Berita Terkait