Pekanbaru Tambah 64 Nakes Kontrak untuk Tangani Pasien Covid-19

Dari total peserta yang ikut seleksi 155 orang, hanya 64 yang lulus memenuhi kriteria sesuai lowongan tersedia, sisanya 91 orang dinyatakan tidak lulus.

Eko Faizin
Selasa, 10 November 2020 | 18:10 WIB
Pekanbaru Tambah 64 Nakes Kontrak untuk Tangani Pasien Covid-19
Ilustrasi Covid-19 di Brazil. (Shutterstock)

SuaraRiau.id - Sebanyak 64 tenaga kesehatan (nakes) dipekerjakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sebagai tenaga kontrak untuk menangani pasien Covid-19 di lingkungan setempat.

"Mereka sudah menjalani proses seleksi secara daring, Rabu (30/9/2020) lalu," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy kepada Antara di Pekanbaru, Selasa (10/11/2020).

Zaini mengatakan Diskes bekerja sama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru untuk tahap seleksi administrasi dan seleksi kompetensi.

Dari total peserta yang ikut seleksi 155 orang, hanya 64 yang lulus memenuhi kriteria sesuai lowongan tersedia, sisanya 91 orang dinyatakan tidak lulus.

Selanjutnya Diskes akan menempatkan tenaga kontrak ini sesuai kebutuhan penanganan COVID-19, seperti di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madanii, Rumah Sehat Rusunawa Rejosari dan diperbantukan ke dinas kesehatan serta Puskesmas.

"Tahap awal ini mereka bertugas selama tiga bulan dulu," ujarnya.

Untuk proses penempatannya usai menjalani tahap pelatihan. Mereka bakal mendapat surat tugas sesuai formasinya.

"Sebelum bertugas mereka menjalani pelatihan dulu agar paham akan bahaya Covid-19 dan tidak mengabaikan protokol kesehatan," katanya.

Ia mengakui sejak awal Diskes Pekanbaru kekurangan nakes untuk menangani pasien pascamelonjaknya kasus Covid-19 di Pekanbaru pada Maret lalu hingga kini.

Data Diskes setempat mencatat wilayah itu membutuhkan 182 orang nakes untuk diperbantukan sebagai tenaga kontrak. Namun, sejauh ini dari lowongan yang dibuka baru 64 yang terpenuhi formasinya.

Ia belum bisa memastikan apakah akan ada pengisian lanjutan untuk formasi yang kosong.

"Kita paling banyak butuh tenaga perawat," tuturnya.

Zaini menyebut pihaknya tidak menampik bakal merekrut tenaga tambahan saat pandemi masih belum berakhir. Honor bagi tenaga kesehatan nantinya bersumber dari Biaya Tidak Terduga (BTT) Kota Pekanbaru.

"Kalau pandemi belum berakhir, kita bakal rekrut lagi," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini