Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cerita Warga Pekanbaru, Pernah Dikirimi Pollycarpus Obat Herbal Corona

Eko Faizin Minggu, 18 Oktober 2020 | 07:35 WIB

Cerita Warga Pekanbaru, Pernah Dikirimi Pollycarpus Obat Herbal Corona
Pollycarpus Budihari Prijanto (tengah). (Antara/Novrian Arbi)

AK sebelumnya juga merupakan pasien positif Covid-19, namun sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang pekan ini.

SuaraRiau.id - Pollycarpus Budihari Priyanto meninggal dunia di rumah sakit khusus pasien Covid-19, Sabtu, (17/10/2020).

Seorang warga Pekanbaru, AK, mempunyai kenangan khusus dengan kebaikan dilakukan Pollycarpus Budihari Priyanto.

Diceritakan AK, hubungan dirinya dengan Pollycarpus sangat dekat dipertautkan sama-sama memiliki bos yang sama. AK sebelumnya juga merupakan pasien positif Covid-19, namun sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang pekan ini.

Warga Pekanbaru tersebut menerima kiriman obat herbal hasil racikan keluarga Pollycarpus dikirim pada 1 Oktober 2020.

"Saya duluan terinfeksi virus corona, baru Bang Pollycarpus. Almarhum tahu saya Covid-19 dari bos saya, kebetulan bos Bang Polly juga," jelas AK kepada Riauonline.co.id (jaringan Suara.com), Sabtu (17/10/2020) malam.

Namun, lanjut AK, tanggal 4 Oktober masuk pesan Whatsapp dari bos kepada dirinya, mengabari kalau Pollycarpus dilarikan ke RSPP karena susah nafas.

AK menceritakan, ia menerima pesan singkat di obrolan Whatsapp dari Pollycarpus. Ketika itu, terpidana pembunuh aktivis HAM Munir Said Thalib tersebut menanyakan alamat rumah AK.

AK kemudian mengirimkan alamat rumahnya. Polly kemudian menepati janji dengan mengirimkan obat herbal bernama Blend Herbal untuk dikonsumsi guna membantu percepatan penyembuhan AK dari virus corona.

"Saya sempat dua hari mengkonsumsi obat tersebut 3 kali dalam sehari. Namun, virus sudah masuk ke paru-paru saya, saya sulit bernafas akibat batuk kering," kata AK.

Sulit bernafas, AK kemudian dilarikan keluarganya ke Rumah Sakit Eka Hospital tanggal 5 Oktober, sehari sebelum Pollycarpus dirawat di RSPP, Jakarta, 4 Oktober 2020.

Komentar

Berita Terkait