Warga Batam Tewas Diduga Disiksa Polisi, Kepala Dibungkus Lakban

Mega Bakary, salah seorang perwakilan keluarga, menyebut Otong sempat dipukuli oleh polisi dalam kondisi wajah dan bibir ditutup lakban.

Eko Faizin
Kamis, 17 September 2020 | 04:30 WIB
Warga Batam Tewas Diduga Disiksa Polisi, Kepala Dibungkus Lakban
Hendri Alfreet Bakari alias Otong (38) tewas setelah ditangkap polisi. Dia tewas dalam proses pemeriksaan Satnarkoba Polresta Barelang, Batam, Kepulauan Riau. (Batamnews)

SuaraRiau.id - Keluarga Hendri Alfreet alias Otong (38), warga Batam yang tewas saat ditahan di Polresta Balerang, masih menanti keadilan.

Mega Bakary, salah seorang perwakilan keluarga, menyebut Otong sempat dipukuli oleh polisi dalam kondisi wajah dan bibir ditutup lakban.

Kepergian Otong jelas menorehkan luka di hati keluarganya. Bagaimana tidak, Otong dikabarkan meninggal dunia saat ditahan polisi dan kepalanya malah dibungkus oleh lakban plastik.

Dugaan kekerasan yang dilakukan oleh pihak kepolisian itu disampaikan supir speed boat bernama Nding yang mengantarkan Otong dan sejumlah anggota polisi.

Tepatnya pada 8 Agustus 2020, Otong dibawa oleh polisi untuk mencari barang bukti setelah sebelumnya ditangkap atas kasus narkoba. Kala itu ia dibawa ke suatu daerah dari Pelabuhan Sekupang.

"Saat itu Pak Nding melihat kondisi kakak saya yang tidak lagi kuat untuk berdiri, tidak kuat lagi untuk berjalan karena di area kakinya itu terdapat lebam dan memar," kata Mega dalam sebuah diskusi virtual, Rabu (16/9/2020).

Pemandangan serupa sempat disaksikan istri Otong di mana kakinya tampak memar dan lebam serta terdapat darah.

Saat tengah menyetir speed boat, Pak Nding mendengar suara Otong tengah dipukul di bagian wajahnya. Saat itu, Pak Nding sempat heran karena Otong tidak mengeluarkan suara apapun saat dipukuli.

"Sempat bertanya-tanya kuat sekali si Otong ini sampai diam. Rupanya kakak saya ditutup mukanya dan mulutnya dilakban bening," ungkap Mega.

Keesokan harinya, pihak keluarga sempat dihubungi pihak Polresta Balerang untuk menjenguk Otong sembari diminta membawa pakaian dan identitas. Tak disangka sesampainya di sana, pihak keluarga malah diberitahu kalau Otong sudah meninggal dunia.

Pihak keluarga kemudian mendatangi Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Batam untuk melihat sosok Otong yang terakhir kalinya. Di sana mereka malah dikagetkan dengan kondisi tubuh Otong.

Pasalnya, kepala Otong sudah terbungkus lakban plastik dan juga tubuh yang penuh memar.

Hingga saat ini pihak keluarga masih mencari kebenaran atas apa yang dialami Otong. Bahkan Mega menyebut pihak keluarga belum mendapatkan hasil autopsi.

"Selanjutnya oke lah kakak saya ini organ tubuh yang dikatakan (di) media sudah rusak tapi kan tidak mungkin dalam kurang dari 24 jam pecandu ini bisa mati," katanya.

"Kan (bisa saja) beliau kesakitan atau apa jam satu malam masih melihat beliau, pas jam tujuh pagi, meninggal kami dikabarkan jam satu siang. Itu yang menjadi pertanyaan-pertanyaan kami yang sampai sekarang belum terjawab," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini