Eko Faizin
Kamis, 24 September 2026 | 09:37 WIB
Mantan Gubernur Riau Edy Natar Nasution. [Dok Pemprov Riau]
Baca 10 detik
  • Koordinator GMKR Riau Edy Afrizal Natar Nasution mendesak pembentukan satgas pada Rabu (23/9/2026).
  • Satgas gabungan tersebut diminta untuk segera memberantas mafia solar yang memicu kelangkaan bahan bakar.
  • Kelangkaan bahan bakar minyak jenis solar tersebut telah menimbulkan antrean panjang serta keresahan masyarakat.

SuaraRiau.id - Kelangkaan BBM khususnya solar yang menjadikan masyarakat harus mengantre panjang di SPBU menuai sorotan Gerakan Mengembalikan Kedaulatan Rakyat (GMKR) Riau.

Koordinator GMKR Riau Brigjen TNI (Purn), Edy Afrizal Natar Nasution, meminta instansi berwenang membentuk satgas untuk memberantas mafia solar, yang diduga kuat sebagai penyebab kelangkaan.

"Tadi sudah bisa disimpulkan, stok BBM seharusnya cukup, tapi ada disparitas (kesenjangan) harga yang ini bisa terjadi karena ada mafia. Kita ada kepolisian, Kodam, kejaksaan, POM, ini segera bentuk Satgas untuk memberantas mafia ini," ujarnya dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com.

Edy Natar menyampaikan hal tersebut usai menghadiri  Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi IV DPRD Riau bersama sejumlah organisasi masyarakat pada Rabu (23/9/2026).

Mantan Gubernur Riau ini juga mendesak agar satgas ini segera memberantas mafia solar tersebut. Apalagi, kelangkaan solar ini sudah menyebabkan keresahan di tengah masyarakat.

"Kalau tidak bisa, ya Kapolda suruh pindah dari Riau, gitu lho. Kalau enggak bisa, Pangdam suruh pindah dari Riau. Mereka ditunjuk untuk bisa menyelesaikan tugas, kalau ga bisa pindah saja, tidak ada gunanya di sini," tegas Edy.

Dalam RDP tersebut selain GMKR, hadir juga Gerakan Masyarakat Adat Melayu Riau, Lembaga Masyarakat Melayu Bersatu (LMMB) Riau, serta pihak dari Pertamina, Forkopimda dan dinas terkait.

Load More