- Presiden Prabowo Subianto menjanjikan kenaikan pangkat bagi Pangdam dan Kapolda Riau karena penanganan karhutla.
- Syarat kenaikan jabatan tersebut adalah keberhasilan mereka dalam menuntaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Riau.
- Kabut asap akibat karhutla di Riau masih belum reda serta menyebabkan lonjakan ISPA dan sekolah daring.
SuaraRiau.id - Janji Presiden Prabowo Subianto untuk menaikkan pangkat Pangdam dan Kapolda Riau kembali menjadi sorotan di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang belum reda.
Prabowo ketika itu mengapresiasi Pangdam Riau Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan saat menjelaskan penanganan karhutla di Riau.
"Saya kira ini sesuatu yang baik, mungkin kita catat untuk disampaikan ke daerah-daerah lain cara penanganan ini. Langkah-langkah kegiatan preventif kalian juga cukup bagus," kata Kepala Negara dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com.
Prabowo menjanjikan kenaikan pangkat kedua pejabat tersebut apabila berhasil menangani karhutla di Riau dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga sempat menanyakan masa tugas Pangdam Riau dan Kapolda Riau selama berada di Provinsi Riau.
"Pangdam sudah berapa lama di sini?" tanya Prabowo.
Pangdam Agus Hadi Waluyo kemudian menjawab bahwa dirinya telah menjabat selama sekitar satu tahun.
"Siap, 1 tahun," jawab Pangdam Agus.
Prabowo kemudian beralih menanyakan masa tugas Kapolda Riau.
"Kapolda?" tanya Prabowo.
"Siap, baru 17 bulan, eh baru 1 tahun lebih, Bapak," kata Irjen Herry.
Setelah mendengar jawaban tersebut, Prabowo kemudian meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencarikan kenaikan jabatan bagi keduanya.
Namun, kenaikan jabatan tersebut dikaitkan dengan keberhasilan penanganan karhutla di Riau.
"Coba carikan jabatan supaya mereka bisa naik. Ya, selesai dulu. Ya kalau begitu 900 (hektare karhutla) selesai, Panglima TNI, Kapolri," tutur Prabowo.
Di sisi lain, ancaman kabut asap karhutla di Riau hingga kini masih menjadi persoalan serius. Bahkan menyebabkan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) meningkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik
-
Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak