Eko Faizin
Selasa, 15 September 2026 | 13:19 WIB
Tangkapan layar video tukang ojek bersimbah darah di Bengkalis dievakuasi. [Ist]
Baca 10 detik
  • Seorang tukang ojek diduga menjadi korban pembegalan bersenjata tajam oleh penumpangnya di Bengkalis pada Minggu dini hari.
  • Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar telah membenarkan peristiwa penyerangan tersebut dan sedang melakukan penyelidikan mendalam.
  • Akibat luka-luka yang dideritanya, korban saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Bengkalis.

SuaraRiau.id - Sebuah video menampilkan sosok pria bersimbah darah tengah dievakuasi ke mobil beredar di media sosial pada Selasa (15/9/2026).

Dinarasikan, jika korban merupakan seorang tukang ojek di Desa Kembung Baru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

Dia diduga menjadi korban penyerangan menggunakan senjata tajam (Sajam) pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Berdasarkan kesaksian korban, mendapat penumpang yang tiba di Pelabuhan Roro dan meminta diantar menuju Desa Kembung Baru, Kecamatan Bantan.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar membenarkan kejadian tersebut. Namun pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

"Iya lagi lakukan lidik," singkatnya, Selasa (15/9/2026).

Dalam keterangan video, penumpang sempat meminta korban untuk menunggu sebentar. Tak lama kemudian, korban diduga ditebas menggunakan senjata tajam.

Kejadian itu disebut sebagai aksi pembegalan. Namun, motif sebenarnya masih belum diketahui secara pasti dan perlu dibuktikan melalui penyelidikan pihak berwenang.

Saat ini, korban disebut masih menjalani perawatan di RSUD Bengkalis akibat luka yang dialaminya.

Load More