Eko Faizin
Selasa, 08 September 2026 | 15:43 WIB
Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. [Suara.com/Eko Faizin]
Baca 10 detik
  • Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan pembatalan tiga puluh penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru pada Senin, 7 September 2026.
  • Hampir 5.000 penumpang terdampak pembatalan penerbangan, sebagian besar memilih melakukan pengembalian dana atau penjadwalan ulang tiket.
  • Aktivitas penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru kembali beroperasi normal pada Selasa pagi, 8 September 2026.

SuaraRiau.id - Erupsi Gunung Anak Krakatau masih mempengaruhi aktivitas penerbangan di Indonesia, termasuk Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.

Hingga Senin (7/9/2026), tercatat hampir 5.000 penumpang terdampak dengan 30 penerbangan dari dan menuju Bandara SSK II Pekanbaru yang dibatalkan.

PGS General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Imamura Ginting mengatakan angka hampir 5.000 penumpang itu merupakan perkiraan berdasarkan laporan dari seluruh maskapai di bandara.

Ia menyampaikan, jika dibandingkan dengan keseluruhan jumlah penumpang yang melakukan perjalanan dari Bandara SSK II Pekanbaru, diperkirakan sekitar 70 persen ikut terdampak pembatalan.

Sementara 30 persen lainnya masih dapat bepergian melalui rute yang tetap beroperasi.

"Kalau untuk hal tersebut, menurut kami pihak maskapai sudah mem-blasting bahwasannya ada pembatalan untuk penerbangan kemarin dan hari ini," katanya, Senin (7/9/2026)

Imamura menjelaskan, untuk mengantisipasi kebingungan penumpang, maskapai telah menyampaikan informasi pembatalan melalui berbagai saluran komunikasi.

Di Bandara SSK II, sejumlah penumpang yang terdampak pembatalan juga terlihat mendatangi konter layanan maskapai. Mereka mengurus pengembalian tiket atau memilih menjadwalkan ulang perjalanan.

"Kami lihat juga beberapa penumpang yang batal hari ini (Senin lalu) itu melapor kepada pihak maskapai untuk melakukan refund ataupun melakukan reschedule penerbangannya," ungkapnya.

Untuk penumpang yang memilih refund, maskapai memberikan kebijakan pembebasan biaya berdasarkan informasi yang diterima pihak bandara.

"Kami dapatkan informasi bahwasannya pihak maskapai membebaskan, artinya tidak ada kena biaya untuk refund terhadap tiket tersebut," terang Imamura.

Sedangkan penumpang yang memilih reschedule dapat mengatur kembali perjalanan sesuai jadwal yang tersedia. Penjadwalan ulang bergantung pada ketersediaan kursi pada tanggal yang dipilih.

"Kalau reschedule berdasarkan jumlah seat yang tersedia di jadwal ataupun tanggal yang diminta oleh para penumpang," tegasnya.

Diketahui, aktivitas penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru sudah berjalan normal Selasa (8/9/2026) pagi. Sejumlah penerbangan tujuan Jakarta dan Yogyakarta telah diberangkatkan sesuai jadwal.

Pihak bandara juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara untuk memastikan informasi penerbangan sebelum berangkat menuju bandara.

Load More