- Aktivitas penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru kembali normal pada Selasa 8 September 2026 pagi.
- Tiga penerbangan tujuan Jakarta dan Yogyakarta sudah diberangkatkan sesuai jadwal hingga pukul 07.00 WIB.
- Sebelumnya, erupsi Anak Krakatau menyebabkan 30 penerbangan dibatalkan dan berdampak pada hampir 5.000 penumpang.
SuaraRiau.id - Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbar mulai berjalan normal, Selasa (8/9/2026) pagi pasca pembatalan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sejumlah penerbangan di bandara tersebut dengan tujuan Jakarta dan Yogyakarta telah diberangkatkan sesuai jadwal.
General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, mengatakan hingga pukul 07.00 WIB, tiga penerbangan telah meninggalkan Bandara SSK II Pekanbaru.
"Untuk tujuan CGK pada pagi ini, update pukul 07.00 WIB, penerbangan Citilink QG 937 dan Pelita Air IP 329 sudah berangkat dari PKU ke CGK sesuai dengan jadwal keberangkatan," ujarnya.
Dua di antaranya merupakan penerbangan dengan tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Jakarta, yakni Citilink QG 937 dan Pelita Air IP 329.
Citilink QG 937 tercatat melakukan lepas landas (take off) pada pukul 06.08 WIB. Selang beberapa menit kemudian, Pelita Air IP 329 juga diberangkatkan menuju Jakarta pada pukul 06.11 WIB.
Selain kedua penerbangan tersebut, Lion Air JT 279 dengan rute Pekanbaru (PKU) menuju Yogyakarta (YIA) juga telah diberangkatkan.
"Dengan demikian, hingga pukul 07.00 WIB, tercatat tiga penerbangan yang sudah berangkat dari Bandara SSK II Pekanbaru, yakni Citilink QG 937 rute PKU-CGK, Pelita Air IP 329 rute PKU-CGK, dan Lion Air JT 279 rute PKU-YIA," jelasnya.
Sementara itu, berdasarkan pembaruan informasi operasional bandara pada 8 September 2026 pukul 00.00 WIB, Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), dan Bandara Husein Sastranegara (BDO) tercatat beroperasi.
Bandara SSK II Pekanbaru juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara untuk memastikan informasi penerbangan sebelum berangkat menuju bandara.
"Pengguna jasa penerbangan kami imbau untuk memeriksa status dan mengonfirmasi jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandar udara," tegas Achmad.
Diketahui sebelumnya, hingga Senin (7/9/2026), tercatat hampir 5.000 penumpang terdampak dengan 30 penerbangan dari dan menuju Bandara SSK II Pekanbaru yang dibatalkan.
PGS General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Imamura Ginting mengatakan angka hampir 5.000 penumpang itu merupakan perkiraan berdasarkan laporan dari seluruh maskapai di bandara.
"7 September 2026 sampai dengan siang, penerbangan dari seluruh maskapai ada 30 penerbangan yang di-cancel sampai dengan pukul 18.00 WIB sesuai dengan NOTAM yang disampaikan," ujarnya.
Imamura mengungkapkan, pembatalan mencakup penerbangan yang dijadwalkan hingga pukul 18.00 WIB sesuai NOTAM (Notice to Airmen) yang diterima pihak bandara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla
-
Bisnis Makin Dinamis, BRI Hadirkan Kemudahan Finansial Lewat Qlola Mobile
-
Sambut Sumpah Pemuda, BRI Tebar Promo Spesial untuk Nasabah
-
Polisi Bunuh Ibu Kandung: Dinas di Biddokkes Polda Riau, Punya Riwayat Kontrol di RSJ
-
Kapolda Riau Ungkap Polisi Idap Skizofrenia Masih Dinas, Kini Diduga Bunuh Ibu Kandung