- Susanti merintis usaha gula semut Gasebu di Garut sejak 2015 namun terkendala modal serta promosi.
- Ia bergabung dengan PNM Mekaar untuk mendapatkan modal usaha serta pendampingan pembuatan kemasan dan pemasaran.
- Bantuan tersebut membuat produknya dikenal luas, menjangkau pasar ekspor, dan memberdayakan ratusan warga sekitar Bungbulang.
Sosialisasi program pemberdayaan yang digagas bersama berhasil mengumpulkan puluhan warga sekitar untuk dilatih membuat gula semut dari rumah masing-masing, sehingga modal usaha dapat dikelola lebih merata di tengah masyarakat.
Dampaknya kini mulai terasa luas, sekitar 130 orang, terdiri dari 113 petani aren dan 17 pekerja di rumah produksi, menggantungkan penghasilan pada usaha yang kian dikenal ini.
Sebagian keuntungan usaha pun disisihkan untuk kegiatan sosial di lingkungan sekitar, sejalan dengan semangat memberdayakan masyarakat yang menjadi fondasi berdirinya Gasebu.
Susanti berharap dukungan branding dan pengembangan usaha yang telah ia rasakan dapat terus berlanjut ke depannya, tidak berhenti pada satu momentum saja.
"Mudah-mudahan nanti ada program-program lain yang bisa lebih mengembangkan usaha kita dan bisa berdampak lebih luas lagi untuk masyarakat banyak melalui PNM," katanya.
Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Kindaris meyakini perlu pendekatan khusus untuk membuat usaha ultra mikro berkembang, diantaranya adalah dengan mengkombinasikan pembiayaan dan pemberdayaan.
"Untuk membuat usaha ultra mikro berkembang bukan hanya butuh modal uang tetapi juga dibukakan jalan untuk bisa naik kelas. Dibutuhkan dukungan yang lebih besar agar literasi dan kualitas usaha meningkat dibandingkan dengan skala usaha lainnya," jelas Kindaris.
Kisah Susanti menjadi gambaran bagaimana PNM turut membuka jalan bagi usaha ultra mikro di pelosok daerah untuk memperkenalkan produknya ke pasar yang lebih luas.
Dari sebuah kampung kecil di Bungbulang, dukungan branding itu kini mengantarkan Gasebu selangkah lebih dekat menuju pasar ekspor, sekaligus membuka dampak ekonomi yang dirasakan jauh melampaui usaha Susanti sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk
-
Riau Masih Dikepung Asap, Apa Kabar Janji Prabowo Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda?
-
Komitmen BRI Perkuat Ekosistem Olahraga Usai Raih Penghargaan 2026
-
Polisi Tangkap Sindikat Pemalsuan SIM di Siak dan Pekanbaru, Terungkap Modusnya
-
Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap