- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyerahkan SK MHA kepada tiga komunitas adat pada Senin, 17 Agustus 2026.
- Bupati Kepulauan Meranti menyerahkan SK tersebut di lapangan upacara kabupaten kepada tiga suku asli di dua pulau utama.
- Penyerahan SK bertujuan memastikan hak masyarakat adat dihormati, dilindungi, dan menjadi dasar pengelolaan wilayah adat berkelanjutan.
MHA Suku Asli Tasik Putri Puyu berada di Pulau Padang, sementara MHA Suku Asli Kebatinan Kerimbang dan MHA Suku Asli Kebatinan Pancur berada di Pulau Rangsang.
Ketiga komunitas tersebut memiliki sejarah, kelembagaan, serta hubungan sosial dan budaya yang berkembang bersama wilayah tempat mereka hidup.
Hubungan masyarakat adat dengan wilayah tersebut tidak dapat dipisahkan dari pola kehidupan dan pengelolaan sumber daya alam yang telah berlangsung secara turun-temurun.
Lebih jauh, pengakuan MHA memperkuat posisi masyarakat dalam proses pembangunan dan pengambilan keputusan yang menyangkut kehidupan mereka.
Sehingga perlindungan hak masyarakat adat dapat berjalan seiring dengan upaya konservasi, peningkatan kesejahteraan, dan ketahanan sosial-ekologis.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemotong Rumput asal Perawang Siak Bobol Sistem Keamanan NASA
-
Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026
-
Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas
-
Tiga Polisi di Bengkalis Demosi 3 Tahun, Patsus 30 Hari Imbas Kasus Penganiayaan
-
Pemkab Kepulauan Meranti Serahkan SK Pengakuan MHA 3 Komunitas Adat