- Festival Pacu Jalur tingkat nasional diselenggarakan di Tepian Narosa, Kuansing, pada tanggal 19 sampai 23 Agustus 2026.
- Panitia mencatat sebanyak 202 perahu dari berbagai daerah telah terdaftar untuk mengikuti perlombaan di Sungai Kuantan tersebut.
- Tradisi turun-temurun sejak abad ke-17 ini kini menjadi ajang perlombaan tahunan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia.
Festival Pacu Jalur biasanya bakal berlangsung selama 4 hari. Perlombaan mendayung ini menggunakan perahu dari kayu gelondongan, alias kayu utuh tanpa sambungan yang dikenal dengan nama "jalur".
Di balik popularitasnya, Pacu Jalur sebenarnya merupakan tradisi kuno yang sudah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Kuansing.
Tradisi ini bukan hanya lomba, tapi juga mencerminkan nilai-nilai kolektivitas, kehormatan antar kampung, serta unsur spiritual yang kuat dalam kehidupan masyarakatnya.
Pacu Jalur adalah perlombaan perahu panjang yang diadakan setiap tahun di Sungai Kuantan. Lebih dari sekadar olahraga tradisional, acara ini adalah panggung budaya dan simbol solidaritas warga antar desa.
Sejak tahun 2014, Pacu Jalur telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda
-
BRI Perkuat Respons Pascagempa NTT dengan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit
-
Asap dari Pelalawan ke Pekanbaru, Bikin Jarak Pandang Menurun
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya