- Pemprov Riau menganugerahi gelar Pejuang Daerah secara anumerta kepada Tengku Mansyur Chalid pada Minggu, 9 Agustus 2026.
- Penghargaan tersebut diserahkan oleh Plt Gubernur Riau kepada ahli waris dalam Rapat Paripurna DPRD Riau di Pekanbaru.
- Tengku Mansyur Chalid dinilai berjasa memimpin pemuda dan pemerintahan sipil untuk mempertahankan kemerdekaan di Siak.
Kekuasaan Jepang telah berakhir, sementara ancaman kembalinya pemerintahan kolonial Belanda bersama pasukan Sekutu mulai membayangi berbagai daerah di Indonesia.
Di tengah keterbatasan sarana komunikasi, para tokoh Siak melakukan konsolidasi untuk mempertahankan kemerdekaan.
Berdasarkan catatan sejarah yang dihimpun Orang Kaya Muhamad Djamil, Tengku Mansyur Chalid berada di posisi nomor satu dalam struktur pimpinan Pemuda Republik Indonesia (PRI), Badan Keamanan Rakyat (BKR), dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Siak.
Posisi tersebut menempatkannya sebagai salah satu tokoh sentral dalam mengorganisasi kekuatan pemuda dan masyarakat menghadapi ancaman kembalinya kekuasaan kolonial.
Tengku Mansyur Chalid tidak bergerak sendiri. Dalam struktur perjuangan tersebut terdapat sejumlah tokoh lain, antara lain Ilyas H. Muhammad, Encik Mohoyan, Wan Amran, Karim Jang, Abdul Manaf Hadi, Umar Yet, dan Anwar Diman.
Salah satu langkah penting yang tercatat dalam dokumen perjuangan adalah pengorganisasian persenjataan yang berada di lingkungan Kesultanan Siak.
Senjata yang tersedia, termasuk senjata api dan persenjataan tradisional seperti tombak serta kelewang, kemudian disalurkan kepada para pemuda untuk memperkuat pertahanan daerah.
Langkah tersebut dilakukan ketika Indonesia masih berada dalam masa revolusi fisik dan berbagai daerah menghadapi ketidakpastian politik serta ancaman kembalinya kolonialisme Belanda.
Perjuangan Tengku Mansyur Chalid tidak berhenti pada bidang pertahanan. Ia juga terlibat dalam pembentukan pemerintahan sipil Republik di Siak.
Dalam struktur Komite Nasional Indonesia (KNI) Siak Sri Indrapura, Tengku Mansyur Chalid tercatat sebagai anggota inti.
Pada restrukturisasi KNI Siak pada Januari 1946, ia berada dalam jajaran bersama M. Nur Madjid sebagai ketua dan OK Muhamad Djamil sebagai wakil ketua.
Peran tersebut penting karena masa awal kemerdekaan tidak hanya membutuhkan kekuatan bersenjata, tetapi juga tokoh yang mampu menjaga keberlangsungan pemerintahan sipil dan ketertiban masyarakat.
Pengakuan terhadap kiprah Tengku Mansyur Chalid juga telah diberikan negara jauh sebelum pengusulan sebagai Pejuang Daerah Riau.
Berdasarkan dokumen yang disampaikan pihak keluarga, ia memperoleh Gelar Kehormatan Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia berdasarkan Petikan Surat Keputusan Menteri Pertahanan Keamanan/Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia Nomor Skep/956/VIII/1981 yang ditetapkan di Jakarta pada 15 Agustus 1981.
Dokumen tersebut mencatat Tengku Mansur Chalid dengan NPV 4003840 dan golongan B.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat
-
Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah
-
Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota
-
Tak Perlu Bingung Cari Money Changer, BRI Hadir di Berbagai Lokasi Strategis
-
SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks