- Bapenda Pekanbaru rutin menggelar razia gabungan untuk menertibkan pengendara yang belum melunasi Pajak Kendaraan Bermotor pada Juli 2026.
- Pemerintah Kota Pekanbaru melibatkan kader PKK untuk menyosialisasikan pentingnya pembayaran pajak secara langsung dari rumah ke rumah warga.
- Upaya penertiban dan pendataan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat serta mengoptimalkan pendapatan daerah untuk mendukung pembangunan kota.
SuaraRiau.id - Warga Pekanbaru yang masih memiliki tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) diminta membayar. Jangan sampai menunggu terkena razia gabungan di jalan raya akibat pajak belum dilunasi.
Bapenda Pekanbaru mengaku masih menemukan pengendara yang belum memenuhi kewajiban pembayaran PKB saat pelaksanaan razia gabungan.
"Kami melakukan razia bersama instansi gabungan, sembari mengajak warga untuk membayarkan pajak kendaraan bermotor," ujar Kepala Bapenda Pekanbaru, Tengku Denny Muharpan, Jumat (17/7/2026).
Menurutnya, langkah itu merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak.
Selain meningkatkan kepatuhan wajib pajak, pembayaran PKB juga menjadi salah satu sumber penting dalam mendukung peningkatan pendapatan daerah.
"Upaya yang dilakukan salah satunya dengan rutin menggelar razia bersama instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Satlantas, dan Bapenda Provinsi Riau," ujar Denny.
Bapenda Pekanbaru berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan untuk segera menyelesaikan kewajiban pajaknya sebelum dilakukan penertiban lebih lanjut di lapangan.
Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan bahwa pemerintah kota terus berupaya mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor PKB.
Salah satu strategi yang dilakukan yakni melibatkan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk membantu mendata warga yang masih menunggak pajak kendaraan.
Agung menjelaskan, keterlibatan kader PKK bukan sekadar untuk pendataan, tetapi juga sebagai sarana sosialisasi agar masyarakat memahami pentingnya membayar pajak tepat waktu.
"Kami memberdayakan kader PKK untuk turun door to door ke rumah warga. Mereka melakukan sosialisasi sekaligus mendata kendaraan yang menunggak pajak," ungkapnya.
Dengan berbagai upaya tersebut, Pemkot Pekanbaru berharap kesadaran masyarakat dalam membayar PKB semakin meningkat sehingga penerimaan daerah dapat terus berkembang dan mendukung pembangunan kota. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari
-
Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit
-
Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga
-
KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit