Eko Faizin
Minggu, 19 Juli 2026 | 16:57 WIB
Kantor DPRD Riau. [Antara Riau]
Baca 10 detik
  • Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan Ketua Komisi V Indra Gunawan Eet terlibat kericuhan saat rapat Banggar berlangsung.
  • Badan Kehormatan DPRD Riau akan memproses sanksi bagi kedua politisi tersebut berdasarkan kode etik dan tata tertib berlaku.
  • Ketua DPRD Riau berencana melaporkan oknum di luar anggota dewan yang terlibat dalam aksi kekerasan saat kericuhan terjadi.

SuaraRiau.id - Kerusuhan imbas cekcok Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan Ketua Komisi V DPRD Riau Indra Gunawan Eet berbuntut panjang.

Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau menyinggung sanksi terhadap kedua wakil rakyat itu merujuk kepada kode etik dan Tatib DPRD Riau.

"Tentu kita akan merujuk kepada kode etik dan Tatib DPRD Riau untuk mengambil tindak lanjut kepada pihak yang bertikai," kata Ketua BK DPRD Riau, Imustiar dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com.

Dia mengungkapkan, pihaknya akan melakukan rapat bersama jajaran di BK. Namun, saat ini ada sejumlah anggotanya sedang berdinas di luar.

Sementara Ketua DPRD Riau Kaderismanto menjelaskan pihaknya akan mengambil langkah hukum dan melaporkan oknum-oknum yang terlibat dalam kericuhan itu.

Kaderismanto memastikan, kedua anggota DPRD Riau yang terlibat perdebatan hingga berujung kericuhan di antara para pendukungnya, tidak akan dilaporkan ke polisi.

"Kita akan laporkan oknum yang memicu kericuhan. Karena siapa mereka, apakah mereka datang karena ada yang menginfokan atau datang sendiri, kita juga tidak tahu. Jadi kita serahkan kepada kepolisian," terangnya.

Diketahui, Rapat Banggar DPRD Riau dan TAPD Pemprov Riau di Gedung DPRD provinsi mendadak menjadi menegangkan.

Rusuh bermula percekcokan antara Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan Ketua Komisi V DPRD Riau Indra Gunawan Eet.

Pertengkaran dua politisi Golkar Riau tersebut diawali saat rapat sejak pagi. Keduanya saling bersitegang dan nyaris baku hantam.

Namun, ketegangan itu berhasil ditenangkan dan Indra Gunawan keluar dari ruangan. Rapat pun kembali berjalan hingga sekitar pukul 14.40 WIB.

Saat rapat selesai, Indra kembali memasuki ruangan rapat medium dan menemui Parisman. Keduanya kembali bersitegang.

Saat keduanya saling bersitegang, para pendukung dari kedua belah pihak mulai berdatangan dan memenuhi ruangan rapat medium hingga lobby DPRD Riau.

Akibatnya, ketegangan pun semakin memuncak hingga percekcokan juga terjadi di antara para pendukung.

Meski sejumlah anggota DPRD Riau lainnya berusaha menengahi situasi, perdebatan kedua belah pihak semakin memuncak hingga terjadi kericuhan dengan aksi saling pukul, memaki hingga melemparkan barang-barang yang ada di lokasi.

Load More