- Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan Ketua Komisi V Indra Gunawan Eet terlibat kericuhan saat rapat Banggar berlangsung.
- Badan Kehormatan DPRD Riau akan memproses sanksi bagi kedua politisi tersebut berdasarkan kode etik dan tata tertib berlaku.
- Ketua DPRD Riau berencana melaporkan oknum di luar anggota dewan yang terlibat dalam aksi kekerasan saat kericuhan terjadi.
SuaraRiau.id - Kerusuhan imbas cekcok Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan Ketua Komisi V DPRD Riau Indra Gunawan Eet berbuntut panjang.
Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau menyinggung sanksi terhadap kedua wakil rakyat itu merujuk kepada kode etik dan Tatib DPRD Riau.
"Tentu kita akan merujuk kepada kode etik dan Tatib DPRD Riau untuk mengambil tindak lanjut kepada pihak yang bertikai," kata Ketua BK DPRD Riau, Imustiar dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com.
Dia mengungkapkan, pihaknya akan melakukan rapat bersama jajaran di BK. Namun, saat ini ada sejumlah anggotanya sedang berdinas di luar.
Sementara Ketua DPRD Riau Kaderismanto menjelaskan pihaknya akan mengambil langkah hukum dan melaporkan oknum-oknum yang terlibat dalam kericuhan itu.
Kaderismanto memastikan, kedua anggota DPRD Riau yang terlibat perdebatan hingga berujung kericuhan di antara para pendukungnya, tidak akan dilaporkan ke polisi.
"Kita akan laporkan oknum yang memicu kericuhan. Karena siapa mereka, apakah mereka datang karena ada yang menginfokan atau datang sendiri, kita juga tidak tahu. Jadi kita serahkan kepada kepolisian," terangnya.
Diketahui, Rapat Banggar DPRD Riau dan TAPD Pemprov Riau di Gedung DPRD provinsi mendadak menjadi menegangkan.
Rusuh bermula percekcokan antara Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan Ketua Komisi V DPRD Riau Indra Gunawan Eet.
Pertengkaran dua politisi Golkar Riau tersebut diawali saat rapat sejak pagi. Keduanya saling bersitegang dan nyaris baku hantam.
Namun, ketegangan itu berhasil ditenangkan dan Indra Gunawan keluar dari ruangan. Rapat pun kembali berjalan hingga sekitar pukul 14.40 WIB.
Saat rapat selesai, Indra kembali memasuki ruangan rapat medium dan menemui Parisman. Keduanya kembali bersitegang.
Saat keduanya saling bersitegang, para pendukung dari kedua belah pihak mulai berdatangan dan memenuhi ruangan rapat medium hingga lobby DPRD Riau.
Akibatnya, ketegangan pun semakin memuncak hingga percekcokan juga terjadi di antara para pendukung.
Meski sejumlah anggota DPRD Riau lainnya berusaha menengahi situasi, perdebatan kedua belah pihak semakin memuncak hingga terjadi kericuhan dengan aksi saling pukul, memaki hingga melemparkan barang-barang yang ada di lokasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Perseteruan Wakil Rakyat, Polda Riau Turun Tangan Periksa CCTV
-
Bahlil Sebut Antrean BBM di Sumatera Bukan Stok Habis, tapi Sopir Tangki Mogok
-
Wali Kota Minta Satpol PP Pekanbaru Segera Tertibkan Warung Remang-remang
-
18 Orang Tewas di Tol Pekanbaru-Dumai Selama Januari hingga Juli 2026
-
Rusuh Berakhir Pendukung Baku Hantam, Dua Anggota DPRD Riau Bakal Disanksi