- Kelompok balap liar diduga mengeroyok seorang karyawan toko di Jalan Naga Sakti, Pekanbaru, pada Senin (13/7/2026) lalu.
- Insiden dipicu nyaris terjadi senggolan kendaraan saat pelaku melarikan diri dari upaya pembubaran oleh patroli polisi.
- Polisi belum menerima laporan resmi sehingga identitas korban dan pelaku pengeroyokan tersebut hingga kini belum diketahui.
SuaraRiau.id - Kelompok balap liar diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang karyawan toko oleh-oleh di kawasan Jalan Naga Sakti Kota Pekanbaru, Senin (13/7/2026).
Kanitreskrim Polsek Binawidya, Ipda Herman Zamroni menyampaikan, berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, insiden itu berawal ketika petugas patroli datang untuk membubarkan balap liar.
"Pada saat ada balap liar di Jalan Naga Sakti, anggota patroli Polsek Binawidya datang untuk membubarkan. Melihat kedatangan petugas, para pelaku balap liar langsung membubarkan diri dan melarikan kendaraan ke arah Jalan Melati," ujarnya dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com, Selasa (14/7/2026).
Herman mengatakan, ketika rombongan pelaku balap liar tiba di simpang Jalan Naga Sakti-Jalan Melati, secara bersamaan seorang karyawan baru saja keluar dari lokasi kerjanya.
"Di lokasi tersebut hampir terjadi senggolan antara korban dengan salah satu pelaku balap liar. Dari situ kemudian terjadi keributan yang berujung dugaan pengeroyokan terhadap korban," sebut Kanitreskrim.
Kemudian mobil patroli kembali mendekati lokasi keributan, geng balap liar langsung melarikan diri sehingga tidak sempat diamankan.
"Begitu mobil patroli mendekati lokasi, kelompok balap liar tersebut langsung kabur meninggalkan tempat kejadian," jelasnya.
Meski informasi mengenai dugaan pengeroyokan sempat beredar di masyarakat, hingga kini pihak kepolisian mengaku belum menerima laporan resmi dari korban.
"Setelah kami mendatangi TKP, korban tidak membuat laporan polisi. Sampai saat ini kami juga belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut," lanjut Herman.
Akibat belum adanya laporan polisi, identitas korban maupun para pelaku yang diduga terlibat dalam pengeroyokan itu juga masih belum diketahui.
Meski demikian, aparat memastikan akan tetap melakukan penyelidikan guna mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut, terutama apabila nantinya korban bersedia melapor.
Herman menegaskan, polisi selama ini telah rutin melaksanakan patroli setiap akhir pekan di kawasan Jalan Naga Sakti dan sekitarnya sebagai upaya mengantisipasi aksi balap liar yang sering terjadi.
"Setiap akhir pekan kami memang sudah rutin melaksanakan patroli di wilayah Jalan Naga Sakti dan sekitarnya untuk mencegah balap liar serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," tegasnya.
Polsek Binawidya juga mengimbau masyarakat, khususnya korban tindak pidana, agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang dialami kepada pihak kepolisian.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui identitas korban maupun kelompok pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Penggerebekan MP Club, Polisi Periksa 8 Orang Terkait Peredaran Narkoba
-
Jarak Pandang Hanya 100 Meter, Penerbangan dari Pekanbaru Kembali Tertunda
-
Polres Dumai Serbu Kampung Dalam, Amankan 11 Orang Terkait Narkoba
-
Digerebek Polisi, MP Club Pekanbaru Diduga Jadi Sarang Peredaran Narkoba
-
Operasi Gabungan, 60 Tamu MP Club Pekanbaru Dinyatakan Positif Narkoba