Eko Faizin
Selasa, 14 Juli 2026 | 09:56 WIB
BBKSDA Riau memasang dua kandang jebak usai 2 orang dilaporkan tewas diserang harimau dilindungi di kawasan HTI perusahaan. [Dok BBKSDA Riau]
Baca 10 detik
  • Dua orang tewas akibat serangan harimau sumatera di kawasan Hutan Tanaman Industri, Pelalawan, selama periode 7 hingga 10 Juli 2026.
  • Korban jiwa terdiri dari seorang anak pekerja berinisial JZ dan seorang pekerja dewasa berinisial EP di lokasi berbeda.
  • BBKSDA Riau menduga serangan dilakukan individu harimau yang sama dan telah memasang dua kandang jebak di lokasi kejadian.

SuaraRiau.id - Dua orang meninggal dunia akibat serangan harimau di Kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) Desa Sungai Ara, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan dalam sepekan.

Korban pertama, diterkam harimau sumatera di kawasan HTI adalah JZ (12), anak seorang pekerja HTI yang tinggal di camp wilayah itu. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (7/7/2026) dini hari.

Korban dilaporkan diterkam saat menunggu kakaknya mencuci piring di kamar mandi belakang camp. Kakak korban sempat mendengar jeritan adiknya.

Serangan harimau sumatera juga menewaskan pekerja HTI yakni EP (29) pada Jumat (10/7/2026) malam. Peristiwa tragis ini terjadi di area camp kedua yang berjarak sekitar 6,5 kilometer dari lokasi serangan pertama.

Plh Kepala BBKSDA Riau, Laskar Jaya Permana, mengatakan harimau yang menyerang diduga merupakan individu yang sama dengan pelaku serangan sebelumnya. Satwa tersebut diperkirakan berjenis kelamin jantan dengan usia sekitar tiga tahun.

"Kesimpulan sementara diperoleh dari hasil pemeriksaan jejak di lapangan yang memiliki ukuran dan karakteristik yang sama. Namun, identifikasi masih terus dilakukan untuk memastikan apakah benar individu yang sama," katanya dikutip dari Antara, Senin (13/7/2026).

Dengan insiden tersebut, BBKSDA Riau memasang dua kandang jebak usai 2 orang dilaporkan tewas diserang satwa dilindungi di kawasan HTI perusahaan.

Laskar mengungkapkan korban EP sempat berpamitan ke rekan satu kamar untuk mencari sinyal telepon menyampaikan agenda pekerjaan esok hari melalui grup WhatsApp pekerja.

Korban kemudian ditemukan keesokan paginya, Sabtu (11/7/2026) dalam kondisi meninggal dunia dengan luka parah di bagian leher dan kedua kaki.

"Sebagian tubuh korban juga telah dimangsa harimau," sebutnya.

Sementara korban pertama serangan harimau, JZ, anak seorang pekerja HTI terjadi pada Selasa (7/7/2026) dini hari.

Korban dilaporkan diterkam saat menunggu kakaknya mencuci piring di kamar mandi belakang camp. Kakak korban sempat mendengar jeritan adiknya namun, saat ditemukan sekitar 10 meter dari camp, korban mengalami luka parah di bagian leher dan dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke fasilitas kesehatan.

Load More