Eko Faizin
Minggu, 12 Juli 2026 | 11:23 WIB
Karhutla di Desa Pulau Serdang, Kecamatan Simpang Kanan, Rokan Hilir diperkirakan mencapai 7 hektare. [Antara/HO-Manggala Agni]
Baca 10 detik
  • Manggala Agni memadamkan kebakaran hutan dan lahan seluas 7 hektare di Desa Pulau Serdang, Rokan Hilir, sejak 9 Juli 2026.
  • Tim gabungan menggunakan bantuan helikopter water bombing dan drone untuk mempercepat proses pemadaman di area tanah gambut tersebut.
  • BMKG mendeteksi 24 titik panas tersebar di wilayah Riau, dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Siak dan Rokan Hilir.

SuaraRiau.id - Manggala Agni menemukan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 7 hektare di Desa Pulau Serdang, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Kepala Balai Dalkarhut Sumatera, Ferdian Krisnanto mengatakan pihaknya telah memberangkatkan satu regu Manggala Agni dari Daerah Operasi Dumai untuk melakukan pemadaman, Jumat (10/7/2026).

"Lokasi di Desa Pulau Serdang, Kecamatan Simpang Kanan, Rohil. Estimasi awal luasan sekitar 7 hektare, jenis tanah gambut," katanya, Sabtu (11/7/2026).

Ferdian mengungkapkan Tim Manggala Agni bisa menembus lokasi pada sore hari dan melakukan pengukuran untuk memastikan akses.

Tim memantau perimeter, sumber air terdekat, dan melakukan penerbangan pesawat nirawak atau "drone" untuk melihat kondisi utuh. Pada Sabtu ini tim melakukan koordinasi dan pemadaman.

Ferdian menjelaskan, di lokasi sudah ada tim awal pemadaman dari Daops Dumai sejak terdeteksi karhutla pada Kamis sore (9/7/2026).

Tim awal juga melakukan pengukuran dan pemadaman yang hasilnya membutuhkan tim tambahan.

"Hasil pengukuran menunjukkan kebutuhan tambahan pasukan, tim di Daops Dumai yang sudah siaga akhirnya digerakkan juga. Tentunya ini menjadi alarm lanjutan untuk wilayah Riau," ujarnya.

Selain itu, untuk pemadaman juga telah dilakukan operasi helikopter water bombing oleh Satuan Tugas Udara Riau. Kendala sejauh ini adalah minimnya akses seluler sehingga menyulitkan koordinasi.

Sementara berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru, terdeteksi 24 titik panas di Riau. Terbanyak di Kabupaten Siak dan Rokan Hilir masing-masing delapan dan tujuh titik.

Di wilayah Riau lainnya juga terdeteksi titik panas di Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, dan Pelalawan masing-masing dua.

Selebihnya masing-masing satu terdeteksi titik panas di Kabupaten Kuansing, Indragiri Hulu, dan Kota Dumai. (Antara)

Load More