- KPK melakukan operasi tangkap tangan di Kabupaten Kuantan Singingi dan Jakarta pada Senin, 29 Juni 2026.
- Petugas mengamankan sepuluh orang termasuk ASN serta pihak swasta untuk menjalani pemeriksaan intensif di Jakarta.
- Penyidik menyegel sejumlah ruangan kantor bupati dan pejabat daerah sebagai dampak rangkaian operasi senyap tersebut.
SuaraRiau.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pemkab Kuantan Singingi (Kuansing) pada Senin (29/6/2026).
Dalam rangkaian operasi senyap tersebut, KPK mengamankan 10 orang di Kuansing dan Jakarta. Lima pihak di antaranya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Mereka terdiri atas tiga pihak swasta, seorang aparatur sipil negara di Pemkab Kuansing, dan seorang anggota keluarga penyelenggara negara di Kuansing.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan akan mengumumkan hasil OTT yang dilakukan di Kuansing hari ini, Rabu (1/7/2026).
"Untuk konferensi pers, kami jadwalkan esok siang atau sore (hari ini)," katanya dikutip dari Antara, Selasa (30/6/2026).
Sementara sejumlah ruangan di Kantor Bupati Kuansing turut disegel. KPK tampak menyegel pintu masuk kantor Bupati Suhardiman Amby dengan pita segel berwarna merah.
Selain kantor bupati, penyegelan juga dilakukan di area kerja Wakil Bupati Kuansing Mukhlisin, Sekretaris Distrik Zulkarnain, dan Asisten I Setda Kuansing Fahdiasyah.
Sebelumnya, aktivitas yang diduga melibatkan tim KPK dipantau di Teluk Kuantan sejak Senin (29/6/2026).
Pada saat itu, distrik tersebut sedang menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau dan Festival Balap Motor Rayon II.
Salah satu lokasi yang menarik adalah rumah dinas Sekretaris Distrik Kuansing, Zulkarnain.
Terlihat bahwa sejumlah kendaraan patroli Brimob datang ke lokasi dan mengendalikan sejumlah petugas yang memasuki area rumah dinas tersebut.
Setelah petugas memasuki lokasi, gerbang rumah dinas tersebut ditutup oleh personel Unit Polisi Pamong Praja yang sedang bertugas.
Selain itu, beredar informasi bahwa Bupati Kuansing Suhardiman Amby berada di Mapolres Kuansing. Namun, informasi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi.
Diketahui, pada Senin malam, sejumlah kendaraan terlihat bergerak dari area kantor Sekretaris Kuansing menuju Pekanbaru. Aktivitas kendaraan juga dipantau di Mapolda Riau hingga malam hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Disidang Kasus Korupsi, Eks Kadis PUPR Riau Menangis Akui Kesalahan
-
Jalani Patsus, Oknum Polisi Dicopot Buntut Aniaya Warga di Bengkalis
-
Bupati Kuansing Terseret OTT di Tengah Helat MTQ Riau dan Pacu Jalur
-
KPK Umumkan Hasil OTT Hari Ini, Bagaimana Nasib Bupati Kuansing?
-
Bupati Kuansing dan Sekda Serahkan Diri, Dibawa KPK dari Bandara