- Dua pria berinisial RAP dan HS ditangkap warga serta polisi di halaman Mapolres Dumai pada Sabtu pagi (15/8/2026).
- Pelaku kedapatan membawa mobil berisi perangkat telekomunikasi curian dan sejumlah peralatan bongkar serta terbukti positif sabu.
- Polisi mengamankan barang bukti kejahatan dan menjerat kedua tersangka dengan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.
SuaraRiau.id - Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai
Aksi kejar-kejaran yang melibatkan dua pria dengan warga berujung di halaman Mapolres Dumai, Sabtu (15/8/2026) pagi.
Keduanya diduga terlibat pencurian perangkat tower telekomunikasi di sejumlah lokasi di Kota Dumai. Para pelaku yang diamankan masing-masing berinisial RAP (28) dan HS (39).
Mereka ditangkap setelah mobil Toyota Avanza yang ditumpangi melaju ugal-ugalan saat berusaha melarikan diri dari kejaran polisi.
Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedy Setyawan, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di Jalan Seruni Ratu I, tepatnya kawasan Tower Bersama Group (TBG).
Mobil yang digunakan pelaku kemudian masuk ke halaman Mapolres Dumai. Petugas piket yang melihat kondisi tersebut langsung berupaya menghentikan kendaraan.
"Petugas kemudian mengamankan dua orang yang berada di dalam mobil. Saat dilakukan interogasi, keduanya mengakui telah melakukan pencurian perangkat tower di beberapa wilayah Kota Dumai," jelas Kapolres.
Penangkapan tersebut juga dilakukan untuk mencegah aksi massa terhadap kedua pelaku yang sempat mengejar kendaraan mereka.
Dari dalam mobil, polisi menemukan sejumlah perangkat telekomunikasi yang diduga merupakan hasil pencurian dari tower milik operator Indosat dan XL.
Barang bukti yang diamankan di antaranya satu unit Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi BA 1683 AAN yang terpasang pelat BM 1711 AA, lengkap dengan kunci, STNK dan surat perjanjian sewa-menyewa kendaraan.
Polisi juga menyita sejumlah perangkat tower, seperti empat unit perangkat keras Metro Ethernet Router, dua unit Universal Baseband Processing Unit, dua unit Modul Rectifier, empat kabel power Direct Current Distribution Unit, satu perangkat Nokia AirScale dan satu box Control Panel Alternating Current Power Distribution Box.
Selain itu, petugas mengamankan sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk membongkar perangkat tower, yakni satu gunting besi atau bolt cutter, satu senter, tiga tang potong, dua obeng, dua kunci L bintang berukuran 25 dan 22 milimeter, satu besi penyongkel serta satu pisau.
Hasil pemeriksaan urine terhadap kedua tersangka juga menunjukkan hasil positif methamphetamine atau sabu.
Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Dumai masih melakukan proses penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap lebih jauh aksi pencurian tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan pelaku dalam sejumlah kasus pencurian perangkat tower lainnya.
Atas perbuatannya, RAP dan HS dijerat dengan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
Terkini
-
Prabowo Bikin Badan Gambut dan Mangrove Baru, WALHI Riau: Seperti Dejavu
-
Bupati Afni Meradang, DBH Migas Siak Dipotong 70 Persen Tahun Depan
-
Perlindungan Anak di Kuansing Disorot Staf Presiden, Pemkab Ungkap Kendala
-
Antrean Solar di Siak Mengular, Sopir: Butuh 2 Jam Lebih untuk Dapat Minyak
-
Puluhan Dokter Muda Resmi Ditempatkan di Pekanbaru dan Kuansing