- PNM mengelola pemberdayaan 23,3 juta perempuan prasejahtera di Indonesia dengan mengutamakan budaya kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik.
- Seluruh elemen perusahaan mulai dari direksi hingga staf lapangan berkomitmen menjalankan proses bisnis secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.
- PNM meraih penghargaan Indonesia Most Trusted Companies pada ajang CGPI Award 2025 atas keberhasilan membangun tata kelola yang kuat.
SuaraRiau.id - Di tengah besarnya skala layanan PNM yang menjangkau 23,3 juta perempuan prasejahtera di berbagai wilayah Indonesia, budaya kepatuhan menjadi fondasi penting agar setiap proses pemberdayaan berjalan sehat, terpercaya, dan berkelanjutan.
Kepatuhan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan aturan, tetapi juga cara perusahaan menjaga proses bisnis tetap transparan, akuntabel, dan berpihak pada prinsip tata kelola yang baik.
Hal ini menjadi semakin penting bagi perusahaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, karena setiap keputusan bisnis perlu dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjadi salah satu perusahaan yang dinilai memiliki komitmen kuat terhadap penerapan Good Corporate Governance (GCG).
Dalam setiap praktik bisnisnya, PNM terus memastikan prinsip kepatuhan berjalan dari hulu ke hilir, mulai dari jajaran Direksi, manajemen, unit kerja, hingga Account Officer yang menjadi garda terdepan dalam mendampingi nasabah Mekaar di lapangan.
Komitmen tersebut turut tercermin dari penghargaan yang diraih PNM dalam The Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2025 yang diselenggarakan oleh SWA Media, dengan kategori Indonesia Most Trusted Companies.
Penghargaan ini menjadi salah satu pengakuan atas upaya PNM dalam membangun tata kelola perusahaan yang tidak hanya kuat di level kebijakan, tetapi juga dijalankan sebagai budaya kerja sehari-hari.
Wakil Direktur Utama PNM, Sunar Basuki, menyampaikan bahwa budaya kepatuhan merupakan bagian penting dari cara PNM menjaga amanah dalam melayani masyarakat.
"Bagi PNM, tata kelola yang baik bukan hanya soal aturan yang harus dipenuhi, tetapi tentang menjaga kepercayaan. Setiap insan PNM, dari kantor pusat hingga lapangan, memiliki peran untuk memastikan proses bisnis berjalan dengan benar, transparan, dan membawa manfaat bagi nasabah. Karena pelayanan yang baik harus dimulai dari cara kerja yang bertanggung jawab," ujar Sunar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
PNM Raih Indonesia Most Trusted Companies, Bukti Patuh Tata Kelola Hulu ke Hilir
-
23 Juta Nasabah Terlayani, Dampak Bagi Keluarga Prasejahtera Semakin Nyata
-
Melihat Lebih Dekat Teknologi Pembakaran Sampah Jadi Listrik di Tiongkok
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian