- Rini Sudarwanti bangkit dari keterpurukan ekonomi dan jeratan rentenir dengan mendirikan usaha kerajinan gitar berkat pembiayaan PNM Mekaar sejak 2019.
- Ia mengikuti berbagai program pelatihan pemberdayaan UMKM, masuk 50 besar Mekaarpreneur 2026, serta mengembangkan usahanya menjadi AgenBRILink Mekaar.
- Dampak positif dari usahanya membuat keluarganya semakin kuat dan anaknya yang duduk di SMA menerima Beasiswa Pendidikan PNM pada 2026.
SuaraRiau.id - Bagi Rini Sudarwanti, usaha bukan hanya tentang mencari penghasilan. Di balik usaha gitar yang kini dijalankannya, ada perjuangan panjang untuk bangkit dari keterpurukan dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya.
Tahun 2021 menjadi salah satu masa tersulit bagi Rini, usaha makanan matang yang dijalankannya sepi pembeli.
Di tengah kebutuhan yang terus berjalan, ia sempat terjerat rentenir. Tagihan yang datang setiap hari membuatnya hidup dalam ketakutan.
"Saat itu saya benar-benar merasa berat. Usaha sedang sepi, sementara tagihan terus datang. Saya hanya berpikir bagaimana caranya keluar dari masalah dan bisa kembali menjalankan usaha," cerita Rini.
Di tengah kondisi tersebut, PNM Mekaar menjadi salah satu jalan bagi Rini untuk kembali bangkit. Pembiayaan yang ia dapat digunakan sebagai modal untuk kembali membangun usaha.
Perlahan, usahanya mulai berjalan kembali. Ibu Rini kemudian mengembangkan usaha kerajinan gitar handmade.
Setiap gitar dibuat dengan teliti menggunakan bahan kayu pilihan dan memiliki karakter yang khas.
Dari usaha yang dibangun sedikit demi sedikit, kini ia juga mengembangkan usahanya dengan menjadi AgenBRILink Mekaar.
Perjalanan bersama PNM juga tidak berhenti pada pemberian modal.
Rini mengikuti berbagai kegiatan pemberdayaan, seperti pelatihan usaha, pameran UMKM, hingga berhasil masuk 50 besar program inkubasi bisnis Mekaarpreneur 2026.
Berbagai pengalaman tersebut membuatnya semakin percaya diri untuk mengembangkan usaha.
"Buat saya, PNM bukan hanya memberikan modal. Saya juga mendapatkan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan usaha. Saya jadi lebih berani mencoba, lebih percaya diri, dan punya semangat untuk terus maju," ujarnya.
Perubahan itu kini mulai terasa tidak hanya dalam usaha, tetapi juga dalam kehidupan keluarganya.
Pada 2026, anaknya masih duduk di bangku SMA mendapatkan Beasiswa Pendidikan PNM.
Bagi Rini, kesempatan tersebut menjadi kebahagiaan sekaligus pengingat bahwa perjuangannya membangun usaha memiliki arti yang lebih besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar, Buka Peluang Kerja Inklusif
-
Prabowo Bikin Badan Gambut dan Mangrove Baru, WALHI Riau: Seperti Dejavu
-
Bupati Afni Meradang, DBH Migas Siak Dipotong 70 Persen Tahun Depan
-
Perlindungan Anak di Kuansing Disorot Staf Presiden, Pemkab Ungkap Kendala