Eko Faizin
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:16 WIB
Puluhan mahasiswa Unri mengkritik pemerintahan Prabowo-Gibran di Gedung DPRD Riau, Rabu (17/6/2026). [Winda Turnip/Riauonline]
Baca 10 detik
  • Mahasiswa Universitas Riau menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Riau pada Rabu, 17 Juni 2026.
  • Massa memprotes kegagalan pemerintahan Prabowo-Gibran terkait kenaikan harga BBM dan kebutuhan pokok masyarakat.
  • Peserta aksi menuntut reformasi pemerintahan dan mendesak DPRD Riau segera menyalurkan aspirasi keresahan warga.

SuaraRiau.id - Sejumlah mahasiswa Universitas Riau (Unri) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Rabu (17/6/2026).

Unjuk rasa puluhan mahasiswa tersebut dilakukan untuk menyuarakan terkait kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Massa menilai pemerintahan Prabowo-Gibran telah gagal. Mereka menyoroti kenaikan BBM, kenaikan harga barang-barang menjadi indikasi kegagalan pemerintahan kepala negara saat ini.

"Pemerintah Indonesia saat ini telah gagal, ekonomi kita tidak baik-baik saja," ujar koordinator aksi dalam orasinya dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com.

Peserta demo menyampaikan bahwa masalah di tengah masyarakat terjadi berkepanjangan sehingga menjadi persoalan berantai.

"Oleh karenanya kami bersuara, karena jika tidak, masalah-masalah ini akan terus berkepanjangan, dan menjadi persoalan berantai," ungkap dalam orasi.

Dalam kesempatan ini, massa juga menuntut agar dilakukan reformasi pemerintahan.

Mereka menuntut agar DPRD Riau selalu wakil rakyat Bumi Lancang Kuning menampung dan menyuarakan aspirasi mahasiswa.

"DPRD Riau adalah penyambung lidah rakyat. Kami minta agar menampung dan menyuarakan lidah masyarakat yang resah saat ini," jelasnya.

Sementara itu, saat berita ini ditulis, belum ada satupun perwakilan DPRD Riau yang menemui massa.

Load More