- Kasus dugaan pelecehan seksual kembali terjadi di lingkungan kampus Unri.
- Mahasiswi mengaku mendapatkan perlakukan tak senonoh dari dokter klinik di Unri.
- Terungkapnya kasus itu bermula dari pengakuan korban yang viral di media sosial.
SuaraRiau.id - Kasus dugaan pelecehan seksual dalam lingkungan kampus Universitas Riau (Unri) mencuat setelah viral pengakuan korban di media sosial.
Oknum dokter di klinik kampus Unri diduga melakukan tindakan tidak pantas terhadap puluhan mahasiswi saat proses pemeriksaan kesehatan.
Dalam sebuah unggahan di Instagram menceritakan kesaksian salah seorang korban yang mengaku mengalami tindakan yang menjurus pada pelecehan saat memeriksakan kondisi kesehatannya.
Mahasiswi Unri tersebut mengungkapkan, awalnya dia datang untuk berobat karena sakit lambung, namun prosedur pemeriksaan yang dilakukan oknum dokter tersebut dinilai tidak sesuai.
"Aku asam lambung tapi disuruh buka kancing baju paling atas diperiksa pakai stetoskop, terus diraba dada tapi bagian atas perut aku dicek tapi menurut aku sudah agak ke bawah," tulis postingan tersebut.
Informasi inipun lantas ramai diperbincangkan hingga mencuat ke publik. Korban menduga tindakan tersebut tidak sesuai dengan standar pemeriksaan medis pada umumnya.
Melansir Riauonline--jaringan Suara.com, dugaan pelecehan mahasiswi ini semakin menguat setelah muncul pengakuan serupa dari korban lainnya.
Kasus ini disebut-sebut telah berlangsung sejak tahun 2025, namun baru mencuat ke publik setelah para korban mulai speak up melalui media sosial.
Publik mendesak agar dilakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap kebenaran serta memberikan perlindungan kepada para korban.
Dugaan pelecehan ini menjadi perhatian serius, mengingat lingkungan kampus dan fasilitas kesehatan seharusnya menjadi ruang yang aman bagi mahasiswa.
Masyarakat pun berharap pihak berwenang segera mengambil langkah tegas agar kasus serupa tidak terulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Kemunculan Harimau Bikin Panik, Sekolah di Pulau Burung Inhil Diliburkan
-
Sempat Ditangkap, Bandar Narkoba di Siak Kabur dengan Tangan Diborgol