- Kelompok masyarakat menggelar aksi demo di Kejati Riau, Kamis (20/11/2025).
- Unjuk rasa tersebut terkait polemik tata kelola hutan dan lahan di Riau.
- Ada dua kelompok masyarakat yang menyampaikan beberapa tuntutannya.
SuaraRiau.id - Sempat dijadwalkan akan memulai aksi pada pukul 10.00 WIB, aksi unjuk rasa kelompok masyarakat di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau telah dimulai sejak 08.30 WIB, Kamis (20/11/2025).
Massa yang membawa belasan bendera Merah Putih memulai aksi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sebelum menggelar orasi terkait polemik tata kelola hutan dan lahan di Riau.
Pantauan Suara.com, dalam dua spanduk terlihat tertulis tuntutan masyarakat.
Forum Masyarakat Korban Tata Kelola Hutan - Pertanahan menyampaikan tiga tuntutan utama:
- Menolak relokasi warga yang diklaim tinggal di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
- Mendesak Satgas Penataan Kawasan Hutan (PKH) menunjukkan bukti resmi pengukuhan kawasan TNTN, sesuai UU No. 41/1999 dan PP No. 44/2004.
- Meminta pemerintah melegalkan lahan dan perkebunan yang telah lama digarap masyarakat.
Sementara itu, Koalisi Masyarakat untuk Marwah Riau (Kommari) menyuarakan tuntutan kepada pemerintah pusat, yaitu:
- Meminta Presiden RI menghentikan aktivitas Satgas PKH, PT Agrinas, dan KSO-nya di Riau.
- Mendesak pelibatan pemangku adat dalam seluruh proses pengukuhan kawasan hutan.
- Menuntut agar pengelolaan hutan, kawasan, perkebunan kelapa sawit, maupun HTI menghormati lahan ulayat adat dan hak masyarakat Riau.
Aksi protes ini digelar bersamaan dengan rencana demonstrasi besar yang dipusatkan di dua titik, yakni Kejati Riau dan DPRD Riau, sebagai respons terhadap berbagai tindakan Satgas PKH.
Salah satu isu yang memicu kemarahan warga adalah penyitaan kebun masyarakat yang kemudian dialihkan pengelolaannya kepada PT Agrinas Palma Nusantara.
Untuk mengantisipasi membludaknya massa, Polresta Pekanbaru mengerahkan 1.321 personel gabungan, terdiri dari kepolisian teritorial, Satpol PP, serta bantuan personel dari sejumlah kabupaten/kota termasuk Pelalawan.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, mengatakan rekayasa lalu lintas telah diterapkan sejak pukul 04.30 WIB.
"Sejak subuh kita sudah melaksanakan pengaturan lalu lintas, sehingga saat aksi dimulai insyaallah berjalan lancar," ujarnya.
Pihak Kejati Riau, menurut informasi yang diterima polisi, bersedia menerima 10 perwakilan massa untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
Pengamanan kali ini turut melibatkan personel polwan, yang bahkan menyiapkan permen dan minuman sebagai pendekatan humanis kepada peserta aksi.
"Kita tampilkan pengamanan yang manis. Polwan nanti memberikan permen dan minuman agar suasana tetap kondusif," kata Jeki.
Kapolresta juga mengimbau massa agar menjaga situasi kota tetap aman dan tertib.
"Kami imbau jaga Kota Pekanbaru tetap tertib. Semoga aspirasi masyarakat dapat didengar para pemimpin di Provinsi Riau," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare
-
Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP
-
Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW