- Korlantas Polri resmi menunda serentak Operasi Patuh 2026 di seluruh Indonesia.
- Penundaan mendadak ini juga terjadi di wilayah Riau yakni Operasi Lancang Kuning.
- Polri menjelaskan, penundaan disebabkan persiapan Hari Bhayangkara ke-80.
SuaraRiau.id - Pelaksanaan Operasi Patuh 2026 yang rencananya digelar serentak di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Provinsi Riau ditunda sementara.
Korlantas Polri menyatakan, penundaan mendadak ini diambil lantaran pihaknya tengah memusatkan seluruh konsentrasi dan sumber daya personel untuk agenda besar nasional dalam waktu dekat.
"Kita tunda dulu (Operasi Patuh 2026), karena saat ini Polri sedang berkonsentrasi penuh menyambut Hari Bhayangkara," ujar Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, Senin (8/6/2026).
Agus menjelaskan penyesuaian jadwal ini dilakukan agar seluruh jajaran kepolisian tengah berkonsentrasi pada rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli mendatang.
Sementara Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika membenarkan adanya penyesuaian agenda penting ini di tingkat provinsi yakni Operasi Patuh Lancang Kuning 2026.
Koordinasi intensif terus dilakukan secara berkala dengan pihak Korlantas Polri demi memastikan kepastian waktu pelaksanaan yang baru tidak sampai mengganggu program kerja rutin di daerah.
Meski razia berskala besar ditunda, Kombes Jeki menegaskan bahwa pengawasan di jalan raya tidak akan kendor.
"Seluruh upaya preemtif, preventif, edukatif, hingga penindakan hukum terhadap pelanggar kasat mata tetap dilakukan secara berkelanjutan demi menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Riau," kata Jeki, Senin (8/6/2026).
Pergeseran jadwal ini sekaligus dimanfaatkan oleh aparat penegak hukum Ditlantas Polda Riau untuk lebih mematangkan sarana prasarana pendukung di lapangan, termasuk sistem tilang elektronik (ETLE).
Dengan demikian, saat instruksi dari Korlantas Polri resmi diturunkan, jajaran kepolisian di daerah sudah dalam kondisi siap tempur guna mewujudkan ketertiban berkendara yang maksimal di masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru
-
Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek
-
96 Anak di Pekanbaru Jadi Korban Kekerasan Sepanjang Januari-Juni 2026
-
76 Ketua RT dan RW di Pekanbaru Resmi Dilantik, Bakal Ikuti Retret
-
BK DPRD Masih Periksa 2 Kader Golkar Riau Terkait Kerusuhan di Gedung Dewan