- Teror pocong yang terjadi di Riau dipastikan merupakan hoaks.
- Polda Riau menyatakan konten itu dibuat dengan aplikasi AI.
- Pembuat video telah diamankan oleh jajaran Polres Pelalawan.
SuaraRiau.id - Modus kejahatan dengan kostum pocong menghebohkan sebagian wilayah Riau. Apalagi setelah beredarnya video dan foto terkait itu tersebut di media sosial.
Polda Riau memastikan video pocong yang viral meresahkan warga hanyalah rekayasa digital yang dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Dirkrimum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua, menegaskan bahwa pembuat video tersebut telah diamankan oleh jajaran Polres Pelalawan.
"Pelaku sudah diamankan oleh Polres Pelalawan di wilayah Polsek Pangkalan Kerinci. Pelaku mengaku video itu dibuat menggunakan aplikasi AI di Android hanya untuk bercanda dengan kawannya," kata Dirkrimum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com, Rabu (3/6/2026).
Dirkrimum menyatakan pelaku sama sekali tidak menyangka video yang dibuat sekadar untuk hiburan itu justru menyebar luas dan memicu keresahan di tengah masyarakat.
Dalam waktu singkat, videonya menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial dan grup percakapan.
"Pelaku tidak pernah menduga video itu akan viral. Tujuannya hanya bercanda dengan teman-temannya, tetapi akhirnya menimbulkan keresahan di masyarakat," katanya.
Polda Riau pun meminta masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.
Kemajuan teknologi AI, kata Hasyim, memungkinkan seseorang membuat konten visual yang tampak nyata meskipun sebenarnya tidak pernah terjadi.
"Kami pastikan itu hoaks. Kami minta bantuan rekan-rekan media untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa berita itu tidak benar," tegasnya.
Kasus video pocong tersebut menjadi pengingat bahwa perkembangan teknologi digital membawa tantangan baru dalam penyebaran informasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
SF Hariyanto Jawab Tak Tahu Perihal Rp300 Juta untuk Rumah Dinas Kapolda Riau
-
Tak Pernah Jenguk Wahid di Rutan, SF Hariyanto: Dulu Akrab saat Nyalon
-
Viral Teror Pocong Resahkan Warga, Polda Riau Pastikan Hoaks: Pakai AI
-
Tokoh Riau Soroti Kasus OTT KPK Abdul Wahid: By Design!
-
Ketua LSM Diburu Polisi, Jadi Tersangka Penembakan Sejumlah Karyawan di Inhu