- Napi Lapas Bagansiapiapi dan Jambi direlokasi massal ke lapas baru.
- Kondisi kedua lapas ini mengalami kelebihan daya tampung warga binaan.
- Lapas baru di Ujung Tanjung, Rokan Hilir dan Sangeti, Kabupaten Muaro.
SuaraRiau.id - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Ditjenpas Kemenimipas) merelokasi massal narapidana di Lapas Bagansiapiapi dan Lapas Jambi ke lapas baru dengan kapasitas lebih luas.
Juru Bicara Ditjenpas Rika Aprianto menjelaskan jumlah napi dari Lapas Kelas IIA Jambi yang direlokasi sebanyak 1.553 orang, dan di Lapas Kelas II Bagansiapiapi, Riau sebanyak 990 orang.
"Relokasi ini dalam rangka peningkatan kualitas pembinaan dan keamanan di Lapas Jambi dan Lapas Bagansiapiapi," kata Rika dikutip dari Antara, Minggu (7/6/2026).
Kondisi kedua lapas ini sebelumnya mengalami kelebihan daya tampung warga binaan. Seperti Lapas Kelas IIA Jambi yang lama berkapasitas 417 orang. Kini, bangunan lapas baru yang terletak di Sangeti, Kabupaten Muaro memiliki kapasitas 952 orang.
"Lapas Jambi yang lama sangat rentan mengalami banjir, sehingga berpotensi mengganggu pelaksanaan pembinaan, perawatan serta berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban," ujarnya.
Sedangkan Lapas Bagansiapiapi lama berkapasitas 98 orang. Kini lapas baru yang terletak di Ujung Tanjung, Rokan Hilir memiliki kapasitas untuk 1.500 orang.
"Kapasitas hunian Lapas Bagansiapiapi baru jauh lebih besar dari kapasitas hunian sebelumnya. Lapas ini mengalami over kapasitas sampai dengan 1.000 persen," ujarnya.
Rika menambahkan, proses relokasi massal ini dipimpin Direktur Kepatuhan Internal Tatan Dirsan Atmaja beserta tim, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi dan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau.
Pelaksanaan relokasi Lapas Bagansiapiapi berlangsung Kamis (4/6/2026), dan Lapas Jambi, Sabtu (6/6/2026).
"Proses relokasi napi Lapas Jambi dan Lapas Bagansiapiapi terlaksana dengan aman, dan zero insiden berkat sinergitas yang solid antara Tim Ditpamintel, Kanwil Riau, Lapas Bagansiapiapi, serta jajaran TNI-Polri," tegas Rika.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir
-
Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau
-
Berawal dari 200 Kilogram, Usaha Gula Merah Rosidah Kini Tembus 500 Kilogram per Hari
-
Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak
-
Harimau di Indragiri Hilir Bikin Resah, BBKSDA Riau Pantau dengan Drone