- Hutama Karya segera menyelesaikan Jembatan Siak di Tol Rengat-Pekanbaru.
- Progres konstruksi jembatan itu telah memasuki tahap akhir penyelesaian.
- Jembatan ini memiliki panjang total 214,5 m dengan bentang utama 97,5 m.
SuaraRiau.id - Progres konstruksi Jembatan Siak pada Proyek Tol Rengat-Pekanbaru telah memasuki tahap akhir penyelesaian dengan capaian 98 persen.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah mengatakan, jembatan yang melintasi Sungai Siak itu berada pada Seksi Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru ruas tol tersebut. Kehadirannya 193+560 menjadi jembatan kelima yang berada di Kota Pekanbaru.
"Sungai Siak dikenal sebagai salah satu sungai terdalam di Indonesia dan selama ini menjadi pemisah alami antara sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Ini sekaligus memperkuat jaringan jalan tol sebagai jalur distribusi utama," katanya, Selasa (10/2/2026).
Jembatan Siak memiliki panjang total 214,5 meter dengan bentang utama sepanjang 97,5 meter. Infrastruktur itu dirancang untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendukung efisiensi distribusi barang dan jasa di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya.
Dari sisi konstruksi, jembatan ini menggunakan struktur "Box Girder" dengan metode "Balanced Cantilever" menggunakan "Form Traveller".
Pekerjaan struktur utama telah diselesaikan dalam waktu sekitar enam bulan, mencerminkan efektivitas perencanaan dan pelaksanaan konstruksi di lapangan.
Lebih lanjut, ia mengatakan ruas Tol Pekanbaru-Rengat merupakan salah satu bagian Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Hingga Januari 2026, progres konstruksi ruas tol ini telah mencapai 71,07 persen, dengan progres pengadaan lahan sebesar 83,52 persen.
Ruas Tol Rengat–Pekanbaru Seksi Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru nantinya akan terintegrasi dengan sejumlah ruas tol utama lainnya.
Di antaranya Tol Pekanbaru–Rengat, Tol Pekanbaru–Dumai, serta Tol Pekanbaru–Bangkinang–XIII Koto Kampar, yang juga merupakan bagian dari jaringan JTTS.
"Keberadaan Jembatan Siak berperan penting dalam memperkuat integrasi antar ruas tol di Provinsi Riau dan mendukung kelancaran distribusi logistik. Kami berharap infrastruktur ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," tegas Mardiansyah. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Tanggapan Menhut Raja Juli Terkait Uang Amplop dari Suhardiman Amby
-
Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare
-
Harga Sawit Riau Pekan Ini Merosot, Dibayar Rp3.874,89 per Kg